Berharap Lebih dari Essien dan Cole Saat Persib Bertemu PS TNI

Persib vs Arema/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung, Carlton Cole (tengah) mencoba melewati dua pemain Arema FC, Hendro Siswanto dan Bagas Adi Nugroho pada pertandingan pembuka Liga 1 di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu 15 April 2017. Laga yang disaksikan sebanyak 36.150 penonton tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0.*

BANDUNG, (PR).- Kapten Persib Bandung Atep menghargai kerja keras dan proses adaptasi yang dilakukan Michael Essien dan Carlton Cole. Meski penampilannya belum memenuhi ekspektasi tinggi bobotoh, Atep yakin keduanya bisa bangkit mendongkrak prestasi Persib di Liga 1. 

"Mungkin ekspektasi kita tinggi atas kehadiran Essien dan Cole di Persib. Tapi semuanya membutuhkan proses di liga Indonesia. Kompetisi di sini berbeda dengan di Eropa," kata Atep, Minggu 16 April 2017seperti dilaporkan Galamedianews

Menurutnya, sebagai pemain kaya pengalaman di sepak bola Eropa, Essien punya umpan-umpan mematikan. Namun, hal itu belum bisa dioptimalkan para pemain Persib.

"Permainan tim harus segera diperbaiki. Kami kurang variasi penyerangan. Kami minim peluang untuk mencetak gol dan butuh latihan serta kerja keras lagi dalam latihan," ucapnya.

Bobotoh jelas kecewa, menyaksikan penampilan pertandingan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api melawan Arema. Selain hasil imbang, permainan pun kurang memuaskan. 

Tak hanya bobotoh, para pemain merasakan kekecewaan yang sama. Hal itu diungkapkan Atep usai pertandingan.

Atep menilai, penampilan Persib tak sepenuhnya baik. Masih banyak terdapat celah kekurangan seperti kurangnya aliran bola dari sektor tengah ke depan, sampai pergerakan sayap yang kurang optimal.

"Hasil ini sungguh mengecewakan. Dari permainan, kami masih banyak kekurangan. Apalagi kekalahan dari Bali United di laga uji coba masih membekas," kata Atep.
 
Salah satu faktor gagalnya Persib meraih kemenangan adalah karena belum mampu menembus pertahanan lawan. 

"Pastinya hasil imbang ini memberi kami pelajaran agar ke depan bisa tampil lebih terorganisasi lagi," ujar Atep. 

Sementara itu, berkarier di belahan dunia beriklim tropis menjadi pengalaman baru bagi Essien dan Carlton Cole. Karenanya, proses adaptasi yang dijalani kedua eks bintang Liga Inggris itu tak bisa berlangsung instan, terutama untuk faktor cuaca.

Persib akan melakoni laga kedua melawan PS TNI di stadion Pakansari, Bogor, Sabtu 22 April 2017. Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman pun terus memantau kondisi pemainnya tersebut guna menghadapi PS TNI. 

"Banyak pertimbangan kapan harus memainkan Essien dan Cole. Apalagi nanti di pertandingan kedua kami main di Bogor pukul tiga sore, pastinya cuaca panas. Kami harus melihat kondisinya dan semoga fisiknya (staminanya) terus naik," kata Djanur.

Djanur tak memberi target maupun tenggat kepada Essien dan Cole kapan harus cetak gol. "Kalau fisiknya (staminanya) sudah naik, akan kami datang kesempatan dan prosesnya sambil berjalan saja, tidak ditarget harus kapan," kata djanur.***
 

Baca Juga

Musim Depan Mario Gomez Mungkin Bertahan di Persib

BANDUNG, (PR).- Manajer Persib Umuh Muchtar berharap Persib Bandung mengakhiri musim kompetisi 2018 dengan kemenangan. Setelah Liga 1 selesai, manajemen klub bisa melakukan evaluasi terhadap para pemain dan pelatih.

Persib Urusi Lini Belakang Demi Tiket ke Piala AFC

BANDUNG, (PR).- Persib Bandung tak ingin kembali kehilangan poin penuh saat berhadapan dengan Persela Lamongan dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu 1 Desember 2018.

Gomez Optimistis Persib Raih Poin Penuh di Laga Terakhir

SOREANG, (PR).- Pelatih kepala Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez, mengaku optimistis timnya mampu mengambil poin penuh saat pemainnya turun di Piala Indonesia menghadapi PSCS Cilacap dan Barito Putera. Piala Indonesia merupakan har