Ma'ruf Amin Diangkat Jadi Guru Besar Ekonomi Syariah Uninus

Guru Besar Uninus/ADE MAMAD/PR
RAIS Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ma'ruf Amin menyampaikan pidato di Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Nusantara (Uninus) dalam rangka Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor 2017-2018 di Bandung Convention Center, Jalan Soekarno Hatta, Kamis, 6 September 2018. Ma'ruf diangkat sebagai Guru Besar Ekonomi Syariah Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung.*

BANDUNG, (PR).- Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ma'ruf Amin diangkat sebagai Guru Besar Ekonomi Syariah Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung.

Penyerahan SK pengangkatan Ma'ruf dilakukan pada Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Nusantara (Uninus) dalam rangka Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor 2017-2018 di Bandung Convention Center, Jalan Soekarno Hatta, Kamis, 6 September 2018. SK pengangkatan itu diserahkan oleh Rektor Uninus Suhendra Yusuf. 

"Saya terima kasih sekali dan tentu saya bisa lebih mengembangkan ekonomi syariah sebagai triger dalam rangka membangun arus baru ekonomi Indonesia," kata Ma'ruf diwawancara usai acara.

Ia menjelaskan, arus baru itu bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan antara yang miskin dan kaya. Caranya dengan memperkuat yang lemah, tetapi tidak dengan melemahkan yang kuat. Ma'ruf yakin hal itu bisa dilakukan sebab ekonoku syariah berprinsip memberdayakan umat.

Ia berharap, kebijakan pemerintah bisa mendukung perkembangan ekonomi syariah. Sebenarnya upaya itu sudah dimulai dengan dibentuknya Komite Nasional Keuangan Syariah yang diketuai oleh Presiden RI. "Dengan demikian peran pemerintah bisa lebih besar dan lebih terkoordinasi," ujarnya.

Lebih jauh, pemerintah diharapkan bisa memberi kemudahan peluang agar lembaga keuangan syariah bisa berkembang di semua sektor. Misalnya saja APBN bisa disimpan di bank syariah, sehingga tidak hanya menerima dana haji.

Pengangkatan Ma'Ruf Amin ini didasarkan oada SK Rektor Uninus Nomor 621-SK/R-UIN/IX/2018. Ma'ruf diangkat senagai dosen dengan jabatan fungsional sebagai guru besar pada Program Studi Perbankan Syariah pada Fakultas Agama Islam. SK itu ditetapkan pada 5 September 2018 ditandatangani oleh Rektor Uninus Suhendra Yusuf.***

You voted 'tidak peduli'.

Baca Juga

Redistribusi Guru Berbasis Zonasi Masih Sulit Dilakukan

BANDUNG, (PR).- Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan zonasi dalam redistribusi guru pada akhir tahun ini masih sulit dilakukan. Hal ini karena daerah masih kekurangan guru.

Isu Transparansi dan Sentralisasi Mencuat di Pilrek Unpad

BANDUNG, (PR).- Isu transparansi pemilihan hingga sentralisasi kepemimpinan mencuat sosialisasi gagasan Calon Rektor Universitas Padjadjaran periode 2019-2024 di hadapan Senat Akademik dan Dewan Profesor Unpad.