Iriawan Pastikan Tak Ada Kecurangan Dalam Proses PPDB 2018 di Jawa Barat

HUMAS PEMPROV JABAR
Penjabat Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan memastikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 Tingkat SMU dan SMK untuk wilayah Jawa Barat tidak ada kecurangan dan berjalan lancar.

BANDUNG, (PR).- Penjabat Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan memastikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 Tingkat SMU dan SMK untuk wilayah Jawa Barat tidak ada kecurangan dan berjalan lancar. Berdasarkan laporan dan hasil peninjauannya ke sejumlah sekolah, tidak ditemukan adanya pelanggaran seperti praktik jual beli kursi dan percaloan yang selama ini dikhawatirkan.

"Yang jelas semua sistem dan aturan sudah berjalan lancar sehingga apa yang disampaikan oleh beberapa pihak tentang kecurangan kami pastikan tidak ada, karena pengawasannya ketat sehingga untuk penyimpangan itu sulit dilakukan," tegas Iriawan usai meninjau PPDB di SMUN 5 Kota Bandung, Selasa 3 Juli 2018.

Iriawan pun meminta kepada masyarakat khususnya orang tua siswa untuk percaya sepenuhnya kepada panitia dalam proses penerimaan PPDB. Jangan tergiur bila ada yang menawarkan bisa membantu meloloskan karena itu dipastikan adalah oknum. "Kepada orang tua siswa masalah rekrutmen ini serahkan dan percayakan pada kami dan jangan tergiur dengan janji-janji dari pihak yang bisa membantu meloloskan, jangan percaya itu oknum," ucap Iriawan.

Pihaknya pun tak segan akan menindak tegas bila terbukti ada yang melakukan pelanggaran. "Pasti kami akan lakukan langkah-langkah penindakan kalau terbukti ada tapi sampai saat ini kami belum menemukan," ujar Iriawan lagi. Sejauh ini di Jabar, sebanyak 121.000 calon dinyatakan telah lolos seleksi dalam PPDB SMU dan SMU Negeri pada jalur Nonnilai Hasil Ujian Nasional (NHUN). Total pendaftar pada jalur ini berjumlah 187.859 pendaftar SMU dan 75.086 pendaftar SMK.

Dibagi kedalam empat jalur pada PPDB tahap pertama ini, yaitu jalur keluarga ekonomi tidak mampu, jalur penghargaan maslahat guru, jalur anak berkebutuhan khusus, jalur warga penduduk setempat dan jalur prestasi atau non-NHUN. "Insyaallah fair, kita lakukan maksimal makanya saya muter ke berbagai sekolah. Sejauh ini Alhamdulillah lancar karena kita ingin mendapat hasil bagusĀ  dimata masyarakat," kata Iriawan.***

Baca Juga

Jangan Sembunyikan Anak dengan Disabilitas, Ayo Tumbuhkan Percaya Dirinya!

BANDUNG, (PR).- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil menghadiri Milad YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat) ke-58 dengan tema "Mari Kita Wujudkan Optimalisasi Peran YPAC Bandung Dalam Memandirikan Penyandang Disabilitas" di Sekolah Luar Biasa Bagian D YPAC K

PGRI Minta Seleksi CPNS Guru Ditunda

JAKARTA, (PR).- Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB-PGRI) meminta pemerintah menunda perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk guru.

Ridwan Kamil Raih Penghargaan IAI

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil meraih penghargaan dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) pada acara Musyawarah Nasional (Munas) XV, di Outdoor Pool, Hotel Grand Preanger, Bandung, Sabtu, 22 September 2018 malam.