Warga Harapkan Full Day School Lebih Bermanfaat

Fullday School di Cimahi/DEDEN IMAN/PR
SISWA melaksanakan kegiatan belajar di SDN 5 Mandiri, Jalan Dr Djulaeha Karmita, Kota CImahi, Senin 5 Februari 2018. Sejumlah sekolah dasar dari 125 sekolah se-Kota CImahi mulai menerapkan sistem fullday school yang diterapkan pada awal 2018.*

CIMAHI, (PR).- Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kota Cimahi mulai menerapkan kebijakan full day school atau sekolah lima hari. Masyarakat meminta sekolah tidak asal menyelenggarakan tapi perlu ada standar kegiatan sehingga betul-betul berimbas pada peningkatan kualitas pendidikan.

Seperti diungkapkan Anie (30), warga Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin 5 Februari 2018. "Di sekolah anak mulai full day tapi jam pulang enggak jelas. Pas ditanya belajar tambahan apa, kata anaknya paling tematik aja, itu kan sudah seperti sebelum full day school. Mestinya ada standar kegiatan sehingga sekolah tinggal menerapkan," ujarnya.

Dia berharap, menambah jam siswa di sekolah terasa manfaatnya. "Jangan sampai terlalu diforsir dan pulang kelelahan belajar tapi manfaatnya tidak jelas," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan, mengatakan bahwa implementasi konsep full day school mulai diterapkan awal tahun 2018. "Sejumlah sekolah mulai menerapkan full day school dari 125 SD se-Kota Cimahi. Kami harapkan sebanyak-banyaknya ikut serta meski tidak ada target," ujarnya.

Menurut Dikdik, pihak sekolah dalam tahap adaptasi dan pengaturan waktu kegiatan maupun sarana prasarana serta tenaga kerja. Rata-rata sedang memperhitungkan dengan kondisi di sekolah.

Konsekuensi penerapan full day school di antaranya siswa dan orangtua perlu memahami jam belajar di sekolah bertambah. "Ada tambahan jam berarti ada tambahan pelajaran yang diterima. Semua memerlukan kesiapan," imbuhnya.

Diakui Dikdik, pihak sekolah kerap menagih tambahan sarana prasarana dan tenaga kerja terutama guru berstatus PNS. Untuk penerapan full day scholl sekolah perlu menyiapkan ruang kelas memadai, termasuk kantin dan ruang ibadah.

Pendidikan karakter

Terkait penambahan tenaga guru, penerimaan CPNS tergantung kebijakan pusat. "Tambahan guru dapat mengurangi beban sekolah membiayai tenaga honorer. Di sisi lain, pengangkatan guru tidak bisa kalau tidak ada formasi guru pada penerimaan CPNS yang ditetapkan pemerintah," tuturnya.

Dia menilai, kebijakan full day school tersebut tentunya mendatangkan manfaat positif. "Pendidikan bukan sekadar baca tulis tapi pendidikan karakter, dan ini bisa diberikan saat jam tambahan. Tentu ini butuh keterlibatan dan kesiapan semua pihak termasuk orangtua di rumah," tuturnya.

Salah satu sekolah yang menerapkan full day school diantaranya SDN Cimahi Mandiri 5. "Hasil rapat dengan orangtua yang mendukung 5 hari sekolah lebih 90 %, jadi konsep ini akan diteruskan," ujar Kepala SDN Cimahi Mandiri 5, Neni Suhaeni.

Untuk sarana prasarana dilakukan pengaturan. Termasuk kegiatan ibadah salat berjamaah dilakukan di Mesjid Agung Cimahi karena siswa jumlahnya sampai 1.000 orang. "Untuk makan siang kerjasama dengan komite menyiapkan katering," ucapnya.***

Baca Juga

Hoaks, Pesan Berantai Seorang Ustaz Hilang di Cimahi

CIMAHI, (PR).- Beredar informasi melalui pesan bernatai di media sosial terkait hilangnya seorang ustaz di kawasan Cimuncang, Kelurahan Utama, Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Informasi ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.