UNBK 2018, SMPN 7 Bandung Belum Miliki Perangkat Memadai

Pelaksanaan UNBK/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG,(PR).- SMPN 7 Bandung berharap mampu melaksanakan Ujian Nasional Berbasiskan Komputer (UNBK) 2018 secara mandiri. Namun, perangkat komputer yang tersedia tidak memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan. Dikatakan Kepala SMPN 7 Yuli Nurhayati, tahun sebelumnya, siswa-siswanya menumpang ke SMAN 5. Saat ini, di sekolah sudah ada 22 perangkat komputer.

“Tapi spesifikasinya sudah ketinggalan. Kami berupaya meminjam komputer jinjing agar dapat menyelenggarakan UNBK secara mandiri,” ujar Yuli, ditemui di Jalan Ambon, kemarin.

Yuli menyebutkan untuk menyelenggarakan UNBK secara mandiri, sedikitnya membutuhkan 33 komputer jinjing. Meskipun ada bantuan dari Dinas Pendidikan Kota Bandung, Yuli menyebutkan masih belum cukup untuk penyelenggaraan UNBK.

Untuk menambah perangkat, Yuli tidak ingin membebani orang tua siswa. Walaupun ia mengaku akan menerima bila orang tua akan meminjamkan komputer jinjing agar mampu melaksanakan UNBK secara mandiri.

“Kami juga berharap, ada bantuan dari alumni,” ucapnya.

Dikatakan Yuli, karena untuk SMP tidak ada pungutan bulanan terhadap siswa, maka kontribusi dari alumni sangat diharapkan. Yuli menyebutkan kontribusi alumni masih kecil. Baru 2-3 angkatan yang aktif membantu. 

Bantuan terakhir diterima dari Alumni 1969. Mereka memberi bantuan sumur pompa. Alumni melihat kebutuhan air kurang di sekolah.

Yuli menyebutkan kekurangan air itu karena ada program dhuha dan dhuhur berjamaah. Sehingga, air cukup banyak tersedot. Namun, dengan adanya bantuan alumni, kini air melimpah.

Bantuan tahunan

Ketua Alumni SMPN 7 Angkatan 1969 Achmadi menyebutkan kedatangan angkatannya ke sekolah baru pertama kali. Ia menyebutkan kegiatan alumni lebih banyak membantu sesama alumni.

“Kami melihat dana kas kami sudah besar dan sebagian besar sudah pensiun sehingga mempunyai waktu luang yang banyak untuk datang dan membantu sekolah,” katanya.

Disebutkan Achmadi, tadinya bantuan yang diberikan berupa prasasti logo sekolah. Namun ketika diketahui adanya kesulitan air, disepakati membantu memberikan sumur pompa.

“Kebetulan alumni banyak yang bekerja di bidang air,” ujarnya.

Ke depan, secara rutin direncanakan alumni akan memberikan bantuan tahunan. Bahkan dalam waktu dekat alumni akan mengirimkan mebeler rotan untuk acara-acara di sekolah.***

Tags: 

Baca Juga

1.340 Seniman Masuk Sekolah

JAKARTA, (PR).- Sebanyak 1.340 seniman akan mulai mengajar di sekolah dasar dan menengah di 28 provinsi.