Pengenalan Lingkungan Sekolah Harus Ikuti Petunjuk Pelaksanaan

Ilustrasi/USEP USMAN NASRULLOH/PR
Siswa pada masa orientasi tahun 2016 lalu.*

CIBINONG, (PR).- Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor membuat petunjuk pelaksanaan teknis penyelenggaraan kegiatan orientasi atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi siswa-siswi baru di sekolah menengah pertama dan atas. Pelaksana MPLS lebih diarahkan pada pendidikan penguatan karakter anak.

Kepala Disdik Kabupaten Bogor TB Luthfie Syam mengancam akan menindak oknum guru pembimbing yang melanggar petunjuk pelaksanaan MPLS tersebut. "MPLS mengacu kepada pelaksanaan tahun lalu seperti tidak boleh ada yang namanya perpeloncoan, tidak boleh menggunakan atribut-atribut segala rupa, tidak boleh merendahkan martabat anak," katanya, Minggu, 16 Juli 2017.

Selain itu, ia mengimbau pelaksanaan MPLS tidak di luar lingkungan sekolah masing-masing. Hal itu menurut dia untuk mengoptimalkan pengawasan para guru terhadap para siswa panitia maupun peserta kegiatan. Ia menegaskan penanggung jawab kegiatan tersebut adalah guru.

Karena itu, Luthfie mengaku akan memanggil guru pembimbing kegiatan tersebut apabila dilaporkan terjadi tindakan perpeloncoan selama MPLS. Menurutnya, sanksi terhadap guru dan pihak sekolah negeri ditentukan sesuai tingkat kesalahan yang dilakukannya. Guru bersangkutan bisa dijatuhi sanksi teguran hingga jenjang yang lebih jauh apabila terbukti bersalah.

"Sedangkan untuk sekolah swasta, maka Disdik bisa mencabut izin memimpin kepala sekolah di sekolahnya. Kalau siswa kelas yang melakukan pelanggaran berarti sekolah yang menindak," kata Luthfie menambahkan. Ia mengatakan, MPLS umumnya dilakukan sekolah setingkat SMP dan SMA sedangkan SD tidak melaksanakan.

Petunjuk pelaksanaan teknis MPLS diakui Luthfie lebih ditujukan pada pembentukan karakter siswa yang baik seperti jujur, sopan dan sebagainya. Menurut dia, kegiatan tersebut memang tidak diwajibkan namun dianjurkan kepada pihak sekolah sebagai landasan pembentukan karakter para siswa.

Ia memastikan petunjuk pelaksanaan tersebut sudah disosialisasikan ke setia sekolah sebelum hari pertama sekolah, Senin, 17 Juli 2017 ini. 

"Untuk pihak sekolah diharapkan mengikuti juklak dan juknis MPLS yang dirancang dan akan diberikan sebelum proses pelaksanaannya. Dan jangan memaksakan. MPLS itu kan bukan sebuah kewajiban," kata Luthfie.***

Baca Juga

Pengenalan Lingkungan Sekolah Aneh-aneh, Laporkan!

BANDUNG,(PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan, pihaknya tak segan menindak sekolah yang melakukan penyimpangan pada saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) terhadap peserta didik baru.

PPDB Online Tingkat SMP di Cimahi Belum Bisa Diakses

CIMAHI, (PR).- Pendaftaran online pada hari pertama pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2017/2018 Kota Cimahi tingkat SMP jalur umum terkendala, Senin 3 Juli 2017.