300 Murid SMP Handayani Ikuti Pekan Pancasila

Pekan Pancasila/ECEP SUKIRMAN/PR
DANRAMIL 0909/Pameungpeuk Yanto Rubianto memberikan penjelasan mengenai Pancasila kepada 300 siswa-siswi di SMP Handayani Banjaran, Senin, 5 Juni 2017.*

SOREANG, (PR).- Sebanyak 300 siswa-siswi di SMP Handayani mengikuti wawasan kebangsaan yang dilaksanakan jajaran Koramil 0909/Pameungpeuk pada Kodim 0609/Kabupaten Bandung, Senin, 5 Juni 2017. Pelaksanaan kegiatan tersebut dalam rangka Pekan Pancasila yang dilakukan serentak oleh seluruh koramil di Kodim 0609/Kabupaten Bandung.

Dalam amanatnya, Danramil 0909/Pameungpeuk Yanto Rubianto mengatakan, siswa-siswi merupakan generasi penerus bangsa. Untuk mempertahankan keutuhan bangsa, para generasi penerus bangsa ini diamanatkan untuk menghargai Pancasila, mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dan mempertahankan nilai-nilai luhur Pancasila dari rongrongan kelompok yang ingin mengubah ideologi bangsa.

“Pelaksanaan Pekan Pancasila kepada generasi penerus bangsa ini sesuai dengan arahan Panglima TNI. Diharapkan dengan memupuk para generasi penerus bangsa ini, keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dapat terus terjaga dari rongrongan sekelompok orang yang ingin mengubah ideologi bangsa,” ungkap Yanto  di sela-sela pelaksanaan Pekan Pancasila di SMP Handayani.

Dalam paparannya, Yanto pun menjelaskan kepada para peserta mengenai sejarah lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945 dan bunyi Pancasila yang sesuai dengan Ketetapan MPR RI Nomor II/MPR/1978 yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakayatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

 

Baris-berbaris

Sebelum penyampaian materi, para peserta pun melaksanakan kegiatan apel pagi dan baris berbaris. Para peserta pun tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Saat dilakukan pemaparan materi, para peserta pun mengajukan berbagai pertanyaan mengenai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Semua pertanyaan peserta pun dijawab pemateri dengan humanis dan komunikasi aktif. Dalam kesempatan itu, turut pula hadir Kepala SMP Handayani dan beberapa pendidik di sekolah tersebut.

Sementara itu, terkait pelaksanaan Pekan Pancasila ini, seorang peserta di SMP Handayani Mutia Hanifah (14) mengatakan, dirinya mengaku lebih memahami makna dan butir-butir yang diamanatkan dalam Pancasila.

“Kegiatannya seru, sebagai penambah wawasan bagi kita sebagai generasi penerus bangsa. Pematerinya  juga tidak membuat bosan karena diselingi dengan tanya jawab sehingga ada komunikasi dua arah. Kita tidak melulu bengong mendengarkan penyampaian materi,” ungkap dia. ***

Baca Juga

Tali Asih dari TNI untuk Para Ulama

SOREANG, (PR).- Sebagai wujud apresiasi dan mempererat silaturahmi, Komandan Distrik Militer 0609/Kabupaten Bandung Andre Wira Kurniawan menyerahkan bantuan kepada beberapa ulama kharismatik di wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandu

Belajar 40 Jam Ternyata tak Sesuai UU Guru

JAKARTA, (PR).- Jumlah guru di Indonesia tidak ideal, tak seimbang dengan jumlah siswanya. Kondisi ini akan membuat kebijakan sekolah lima hari 40 jam dalam seminggu sulit diterapkan di daerah.

TIGA pelajar SMA berjalan saat jam pulang sekolah di Jln. Cilampeni, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Senin (13/10/2014). Persentase lulusan SMP yang melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA di Kabupaten Bandung sebesar 54 persen. Sisan

Implementasi Kebijakan, Masalah Dunia Pendidikan Indonesia

JAKARTA, (PR).- Masalah pendidikan di Indonesia lebih banyak pada persoalan implementasi kebijakan. Regulasi yang dibuat di tingkat kementerian terganjal saat implementasi, karena adanya otonomi pendidikan di daerah.