USBN Untuk Menakar Integritas Guru

USBN/ADE BAYU INDRA/PR

JAKARTA, (PR).- Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2017 bukan hanya menjadi sarana untuk menilai kemampuan akademik siswa. Tetapi juga menakar integritas guru.

Pasalnya, naskah soal USBN sepenuhnya dibuat oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Pemerintah pusat memberikan kewenangan penuh kepada sekolah untuk menggandakan soal.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad menegaskan, pelaksanaan USBN tahun ini pada dasarnya untuk menilai kejujuran guru. Bukan hanya sebagai alat penentu kelulusan siswa.

Menurut dia, pemerintah juga mengabulkan keinginan guru yang menuntut kewenangan penuh untuk memberikan penilaian kepada siswa.

“USBN kan ujian yang diselenggarakan sekolah, jadi kami hanya mengawasi. Jika masih ada terjadi kebocoran soal, itu berarti ada masalah dalam integritas guru. Kami akan mengevaluasi dan jika ada kecurangan, tentu akan ada sanksi. Dengan membocorkan soal itu artinya guru tak bisa memotret kamampuan anak didiknya dengan benar,” ujar Hamid di Gedung A Kantor Kemendikbud Senayan, Jakarta, Senin, 20 Maret 2017.

Hamid menyatakan, kejujuran guru menjadi sangat penting agar tak merugikan masa depan siswa. Ia menyatakan, pemerintah pusat pasti akan menelusuri dan menindaklanjuti setiap laporan negatif seperti dugaan kebocoran soal.***

Baca Juga

Soal Bocor, Pemerintah Harus Evaluasi USBN

JAKARTA, (PR).- Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) masih karut-marut. Selain terkesan dipaksakan, pemerintah pusat, daerah dan pihak sekolah juga terbukti tak mampu menjaga esensi dari sebuah ujian, yakni menumbuhkan sikap jujur.

Guru Diduga Terlibat Kecurangan UN Terancam Dipecat

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memeriksa beberapa guru yang diduga kuat terlibat dalam kecurangan proses penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) 2016/2017.

USBN SMP Minim Aduan

JAKARTA, (PR).- Penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk jenjang SMP dan sederajat berjalan lancar minim aduan.

101.906 Siswa Dinyatakan Lolos SNMPTN 2017

JAKARTA, (PR).- Sebanyak 101.906 siswa lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017. Jumlah tersebut setara dengan 19,7 persen dari total pendaftar yang mencapai 517.116 siswa dari 14.790 sekolah.