Ujian Nasional Akan Dimoratorium Mulai Tahun Ajaran 2016/2017

Mendikbud Muhadjir Effendy/ARIE C. MELIALA/PR

JAKARTA, (PR).- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy akan menghentikan sementara (moratorium) pelaksanaan ujian nasional. Jika mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo, kebijakan tersebut mulai berlaku pada tahun ajaran 2016-2017.

Setiap tahun, ujian nasional SMP dan SMA/SMK biasanya diselenggarakan pada April.

Muhadjir menuturkan, hasil pengkajian terkait moratorium UN sudah diserahkan kepada presiden. Menurut dia, moratorium berlaku setelah ada kebijakan berupa instruksi presiden. “Sudah tuntas kajiannya, rencananya (UN) dimoratorium,” ujar Muhadjir, di Kantor Kemendikbud, Gedung A, Jakarta, Kamis 24 November 2016.

Ia menyatakan, jika moratorium resmi berlaku, pemerintah akan fokus pada peningkatan kualitas kualitas guru dan merevitalisasi sekolah. Termasuk pembenahan kurikulum.

“Treatment dengan bimbingan, macam-macam. |Revitalisasi sekolah akan kami singkronkan dengan treatment itu dan pembenahan fisik kurikulum lingkungan. Moratorium itu tak tahu akan berlaku sampai kapan yang jelas sesuai keputusan MA, UN bisa kembali dilaksanakan setelah perbaikan-perbaikan sekolah,” katanya.

Seperti diketahui, Ujian Nasional tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa. Saat Kemendikbud masih berada di bawah kepemimpinan Anies Baswedan, Ujian Nasional hanya dijadikan sebagai pemetaan indeks integritas. Namun hasil Ujian Nasional masih digunakan sebagai salah satu pertimbangan Perguruan Tinggi dalam penerimaan mahasiswa baru. ***

Baca Juga

Penguatan Pendidikan Karakter Dimulai Semester Depan

JAKARTA, (PR).- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memastikan implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) secara serentak akan dimulai pada semester genap tahun ajaran 2017-2018.

67 Bahasa Daerah Nyaris Punah

JAKARTA, (PR).- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan membuat kamus bahasa daerah yang terancam punah. Saat ini, sebanyak 67 bahasa daerah yang terancam punah sedang direvitalisasi.

750 Peneliti Yakin Kebudayaan Bisa Sejahterakan Masyarakat

DEPOK, (PR).- Sebanyak 750 peneliti dari berbagai negara di Asia Pasifik sepakat untuk mendorong pemerintah agar mau memanfaatkan lebih banyak hasil riset kebudayan dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

Praktisi Industri Diajak Jadi Dosen Politeknik

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengajak para praktisi industri untuk menjadi dosen di politeknik. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat proses revitalisasi pada pendidikan vokasi.