STFI Wisuda 110 Sarjana

BANDUNG, (PRLM).- Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia (STFI) menyelenggarakan wisuda sebanyak 110 sarjana farmasi bertempat di Hotel Harris, Sabtu (5/12/15). STFI sejak berdiri tahun 2001 telah menghasilkan lebih dari 567 alumni dengan lulusannya 90% lebih terserap di dunia kerja yang tersebar di berbagai bidang.

"STFI telah menunjukkan eksistensinya di dunia pendidikan kefarmasian Indonesia dan akan terus meningkatkan fungsi dan perannya sebagai lembaga pendidikan dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin ketat," kata Ketua STFI, Aang Hanafiah.

Menurut Adang, STFI ingin menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan mampu bertindak profesional sebagai tenaga farmasi di lingkungan masyarakat Indonesia atau bahkan mampu bekerja di luar negeri. "Hal ini didukung dengan kerjasama STFI yang cukup luas. Tidak hanya dengan perguruan tinggi ternama tetapi juga dengan pihak pengguna tenaga kerja," ujarnya.

Selain itu, lulusan STFI harus mampu menjadi insan cendikia yang utuh tidak cukup dengan peningkatan keilmuan dan keterampilan, tapi juga dituntut untuk mengembangkan kompetensi sosial dan kompetensi moral. "Melalui peningkatan kompetensi tersebut keilmuan, sosial dan moral, akan berkembang dan sanggup memberikan kontribusi penting dan bermakna dalam kehidupan bermasyarakat dengan disertai tanggung jawab sosial dan akuntabilitas sosial,“ tuturnya.(Sarnapi/A-147)***

Baca Juga

Atasi Perisakan, Anak Harus Berani Bicara

BANDUNG, (PR).- Kasus perisakan di sekolah bagai fenomena gunung es. Penanganannya tak hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga orangtua.

Isu Transparansi dan Sentralisasi Mencuat di Pilrek Unpad

BANDUNG, (PR).- Isu transparansi pemilihan hingga sentralisasi kepemimpinan mencuat sosialisasi gagasan Calon Rektor Universitas Padjadjaran periode 2019-2024 di hadapan Senat Akademik dan Dewan Profesor Unpad.