Profesi Pustakawan tidak Akan Berakhir

WAKIL Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bidang Riset, Kemitraan, dan Usaha Didi Sukyadi menyatakan, profesi pustakawan tidak akan berakhir.*
DEWIYATINI/PRLM
WAKIL Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bidang Riset, Kemitraan, dan Usaha Didi Sukyadi menyatakan, profesi pustakawan tidak akan berakhir.*

BANDUNG,(PRLM).- Kecanggihan teknologi akan mengurangi jumlah pustakawan secara signifikan. Namun, itu tidak berarti profesi pustakawan akan berakhir. Pasalnya keberadaan mesin tidak dapat menggantikan manusia.

Oleh karena itu, pustakawan harus memiliki keterampilan informasi teknologi yang memadai. "Nanti pengunjung tidak lagi akan menanyakan dimana rak buku yang mereka cari. Mereka akan bertanya dimana dapat mengunduh e-book yang diperlukan secara gratis. Disitulah peran pustakawan," ujar Wakil Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bidang Riset, Kemitraan, dan Usaha Didi Sukyadi dalam Seminar dan Lokakarya Kepustakawanan Indonesia 2015 di Hotel Isola, Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Rabu (19/8/2015).

Menurut Didi, peran pustakawan di era serba daring ini akan lebih berat. Ketika perpustakaan tak lagi diisi buku, pekerjaan pustakawan tidak berkurang. Nanti yang ada hanyalah kursi dan komputer. Rak buku akan dihilangkan. Namun dengan begitu, kata Didi, justru pustakawan dituntut dapat menyusun jurnal yang bagus.

Saat ini, lanjut Didi, jurnal sudah mengarah pada open journal system. Jika penyusunannya baik, tidak mustahil akan terindeks scopus. "Ini akan tercapai asalkan pustakawan mau belajar," ujarnya. (Dewiyatini/A-147)***

Baca Juga

Susi Pudjiastuti: "Solihin GP Tokoh yang Tak Ada Gantinya"

BANDUNG, (PR)-.- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima undangan dari Universitas Pasundan pada Selasa, 14 November 2017. Membuka kuliah umum, Susi mengenang masa pelantikannya menjadi menteri tiga tahun lalu.

Dana Hibah Guru Honorer 2017 Terancam Tidak Cair

BANDUNG, (PR).- Dana hibah guru honorer 2017 terancam tidak cair. Persoalan tahun lalu, berkaitan dengan penentuan pengelola pencairan dana hibah guru honorer 2016 berimbas pada pencairan tahun ini.

Teknologi Telah Mengubah Sistem Perkuliahan

JAKARTA, (PR).- Tata kelola perguruan tinggi harus selaras dengan kemajuan teknologi. Hal ini agar dosen dan mahasiswa bisa beradaptasi dengan perubahan zaman.