D-3 Kepolisian Unla Ingin Jadi Unggulan Pendidikan Kepolisian

BANDUNG, (PRLM).-Dekan FISIP Unla, Dr. H. Pandji Santosa, Drs., M.Si., pada saat yang sama, mengatakan, bahwa nilai akreditasi yang telah diperoleh Program Studi D-III Kepolisian, harus jadi pemacu prestasi dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Apalagi visi program studi ini yaitu, menjadi program studi unggulan yang menghasilkan tenaga profesional di bidang pengamanan, penyelidikan (intelijen), dan penyidikan.

"Kami ingin D-3 kepolisian di Unla menjadi kawah candradimuka pendidikan kepolisian yang bermutu baik," kata Panji di kampus Unla, Sabtu (23/11)>

Sedangkan Ketua Program Studi D-III Kepolisian, Kombes. Pol. Purn. H. Tatang Sugandi Ns., Drs., MM., menyatakan kesiapannya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan pada program Studi ini. Diantaranya melalui pengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak yang selama ini ikut serta membantu mendidik dan membina mahasiswa kami, khususnya pihak Polri,” tuturnya.

Tatang menjelaskan, guna mendukung upaya mencapai tiga kemampuan yang harus dimiliki lulusan D-III Kepolisian, kerjasama yang telah berjalan adalah dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) dalam bentuk kesepahaman kerjasama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat.

"Kerjasama tersebut ditindaklanjuti dengan Polda Jabar, Polrestabes Bandung, Sespim Polri Lembang, dan Pusat Pendidikan Intelijen dan Keamanan (Pusdik-Intelkam) Cipatik Soreang terkait pengiriman tenaga dosen, serta Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jabar terkait Pendidikan Dasar Kepolisian (Dikdaspol) yaitu kegiatan pembentukan sikap dan mental bagi mahasiswa baru sebelum melangikuti perkuliahan secara umum," katanya.

Selain melibatkan pihak kepolisian dalam menempatkan tenaga pengajar pada Program Studi D-III Kepolisian, Tatang menjelaskan, kerjasama yang dilakukan juga dalam kegiatan Pembulatan Pendidikan (Bulatdik), yaitu praktek lapangan setiap akhir Tahun Akdemik.

"Untuk Bulatdik Pengamanan kerjasama yang telah berjalan adalah dengan Polrestabes Bandung dan Polres Bandung, Bulatdik Penyelidikan (Intelijen) dengan Pusdik Intelkam Lemdik Polri dan Polrestabes Bandung, dan untuk Bulatdik Penyidikan juga dengan Polrestabes Bandung.," katanya.(A-71/A-107)***

Baca Juga

213.078 Siswa SMA di Jawa Barat Ikuti UNBK

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 213.078 siswa dari 1.530 sekolah menengah atas (SMA) di Jawa Barat mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang diselenggarakan mulai 9 sampai 12 April 2018.