Bandung Lautan Daihatsu 2018, Ketika 5.000 Mobil Nongkrong di Stadion Si Jalak Harupat

Bandung Lautan Daihatsu 2018/DOK. PR

BANDUNG Lautan Daihatsu 2018 yang ­diinisiasi Astra Daihatsu bekerja sama dengan Pikiran Rakyat akan digelar pada 10 November 2018.

Ajang yang melibatkan semua pengguna Daihatsu semua varian dan tahun itu mengundang setidaknya lebih dari 5.000 pemilik mobil Daihatsu, khususnya Jawa Barat.

Mendekati hari pelaksanaan Balad 2018, Daihatsu dan Pikiran Rakyat gencar melakukan promosi sejak beberapa bulan sebelumnya. Animo pencinta Daihatsu dan komunitas sangat besar terhadap event perdana dengan jumlah peserta dan ­pengunjung yang masif.

Digelarnya Balad 2018 tentunya akan meningkatkan kesadaran dan mendekatkan masyarakat dengan merek Daihatsu. Gathering akbar ini juga akan memicu penjualan mobil Daihatsu lebih tinggi mengingat akan ada 5.000 mobil dan diperkirakan akan menyedot minimal 20.000 pengunjung.

Jumlah pengunjung kemungkinan akan lebih besar lagi mengingat masyarakat umum pun akan tertarik datang. Tak sekadar gathering mobil Daihatsu, beragam aktivasi, hiburan, dan permainan akan meramaikan suasana event akbar tersebut.

Kepala Wilayah Area Jawa Barat Kroda Kalantara menyatakan apresiasi atas antusiasme pemilik dan komunitas Daihatsu yang mendukung acara ini. Balad 2018 adalah kegiatan lanjutan setelah kesuksesan Bandung Oto Trade Market (Botram) yang digelar tahun 2017.

Kroda menjelaskan, industri otomotif semakin kompetitif dengan bermunculannya banyak merek dan mobil baru. Untuk itu, Daihatsu perlu mempertahankan pangsa pasar, bahkan meningkatkannya dengan beragam program.

"Dunia otomotif keras sekali. Jika dulu hanya ada pemain dari Jepang, Eropa, dan Amerika. Sekarang dari Tiongkok gila-gilaan. Itu tidak bisa dicegah. Maka, Daihatsu tidak henti-hentinya melakukan brand activation, salah satunya ajang Balad 2018," kata Kroda dalam konferensi pers preevent Balad 2018 di kawasan Dago, Kota Bandung, Kamis 8 November 2018.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat Noe Firman selaku Ketua Panitia Balad 2018 mengungkapkan, Balad 2018 dipersembahkan untuk para pencinta dan loyalis mobil Daihatsu.

Noe Firman menerangkan, dirinya ingin mengulang keberhasilan Botram 2017 yang menjadi hajat besar Kota Bandung. Menurut dia, antusiasme dari pengunjung dan peserta Botram 2017 luar biasa sehingga masuk agenda utama Hari Jadi Kota­Bandung.

"Ketika itu, Wali Kota Bandung me­nyatakan Botram 2017 jadi puncak acara. Setelah acara itu, saya menantang Daihatsu untuk menggelar acara lebih besar, yaitu Balad," ujarnya.

Peduli Citarum

Dia menilai, Balad 2018 akan menjadi momentum untuk mende­klarasi­kan prog­ram nasional Sabilulungan Peduli Citarum.

Gerakan Nasional Citarum Harum juga menjadi program khas Daihatsu dan Balad 2018. Ajang ini akan dihadiri pejabat nasional dari kementerian sehingga akan menjadi hajat ­nasional.

"Akan hadir Menristekdikti dan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Akan ada penandatanganan bersama deklarasi Sabilulungan Peduli Citarum," tuturnya.

Noe Firman menjelaskan, panitia menempuh proses panjang untuk dapat mengumpulkan 5.000 mobil Daihatsu. Hingga Rabu malam, dari target undangan peserta 5.000 mobil, ternya­ta yang mendaftar sudah tercatat 5.130 mobil.

Meski pendaftaran online sudah ditutup sejak Rabu malam, jumlah peserta terus merangkak naik mengingat masih banyak pendaftar offline yang menghubungi panitia.

"Apresiasi terhadap antusiasme komunitas yang kerap datang ke kantor Pikiran Rakyat, terutama dalam dua pekan terakhir. Pukul 00.00 kami tutup pendaftaran online. Sekarang hanya melayani yang daftar manual," ucapnya.

Sambutan dan dukungan dari semua pihak sangat positif. Noe berharap ini menjadi gathering Balad 2018 akan memberikan manfaat bukan hanya buat keluarga ­Daihatsu, melainkan juga masyarakat luas.***

You voted 'marah'.

Baca Juga