Komunitas Feroza Pasang Bumper Baru demi Bandung Lautan Daihatsu 2018

Koferbex/DOK. PR
ANGGOTA Komunitas Feroza Bekasi (Koferbex) menggelar kumpul bersama di Bekasi, beberapa waktu lalu. Meng­usung semboyan "Dari Feroza Jadi Saudara", Koferbex siap jalin silaturahmi pada Balad Daihatsu 2018.*

KOMUNITAS penggemar mobil ­Feroza siap memeriahkan hajat akbar ­Bandung Lautan Daihatsu (Balad) 2018 yang digelar Daihatsu bersama Pikiran Rakyat di Stadion Si Jalak ­Harupat, Sabtu 10 November 2018 ­mendatang. Jip lawas ini pun siap ­bersaing dengan mobil generasi baru lainnya ­demi amencuri perhatian.

Kesiapan itu di­sampaikan Ketua Komunitas Feroza Bekasi (Koferbex) Endang Sugianto, Senin 5 November 2018. Dia bersama pa­ra anggota mengaku antusias menghadiri kegiatan yang menjadi pestanya para pencinta mobil Daihatsu ini.

”Ini saya baru pasang bumper baru yang dipesan dari Solo. Ini persiapan kami ke Bandung, Sabtu nanti,” kata Endang.

Tidak hanya dia, setidaknya ada empat anggota lain yang antusias mempercantik kendaraan kesayang­annya demi mejeng di acara nanti. ”Total ada lima unit yang sengaja ganti bumper, biar beda saja, biar lebih gagah. Walaupun mobil lama tapi enggak kalah sama yang ke­luaran baru,” ujarnya.

Antusiasme hadir dalam Balad 2018, kata Endang, tidak lepas dari keinginan Koferbex mengenalkan diri kepada komunitas lain pada lingkup yang lebih besar. Maklum saja, Koferbex boleh dibilang sebagai komunitas baru karena didirikan pada 30 September 2018 lalu.

Meskipun demikian, komunitas yang menaungi Kota dan Kabupaten Bekasi ini tidak sepenuhnya baru. Koferbex merupakan ”pemekaran” dari komunitas Feroza yang lebih besar yang menaungi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

”Jadi di Jabodetabek, teman-teman sepakat untuk mendirikan komunitas baru di tiap daerahnya. Di Jakarta ada, di Bogor ada, Depok, Tangerang, sampai kami di sini, Bekasi. Sebagai komunitas baru, tentu kami ingin lebih me­ngenalkan diri ke komunitas lainnya,” ujarnya.

Anggota Koferbex berkumpul mi­nimal satu bulan sekali di tiga tempat, yakni Summarecon Kota Beka­si, Grand Wisata Tambun, kemudian Stadion Wibawa Mukti Cikarang. Mereka pun selalu menggelar tur dalam kota untuk lebih mengenal­kan komunitas mereka kepada masyarakat luar.

”Terlebih untuk mengenalkan sekaligus menjaring Feroza-Feroza lain yang masih bergentayangan, siapa tahu mau ikut bergabung, menambah pertemanan,” ucapnya.

Sejak pertama kali dibentuk, fokus utama Koferbex yakni menjalin silaturahmi kepada berbagai komunitas di Bekasi serta komunitas Feroza di daerah lain. Beberapa waktu lalu, mereka berkunjung ke komunitas Feroza di Jakarta serta di Bandung.

”Kami touring bareng ke Gunung Salak bareng teman-teman Jakarta. Terus juga sama teman-teman Bandung, kami jalan bareng juga. Waktu itu ke Cimanggu dan Ciwidey. Makanya senang juga nanti bisa kembali lagi ke Bandung,” kata Endang.

Silaturahmi

Menurut Endang, komunitas tidak hanya ajang berkumpul sesama anggota dengan hobi yang sama. Namun, ada yang lebih pen­ting yakni menjalin silaturahmi.

Dalam setiap kesempatan, kesamaan hobi ini yang membuat me­re­ka bisa berkenalan satu sama lain, tidak hanya dengan sesama anggota komunitas, tetapi juga dengan komunitas lain di daerah lain.

”Seperti beberapa waktu lalu ada teman-teman pencinta Feroza dari Padang, Sumatra Barat. Kami tidak mengenal pasti, tetapi mereka aktif di media sosial kemudian berencana melintas ke Bekasi, otomatis kami sambut. Ini hal yang penting dari suatu perkumpulan. Kalau tidak karena kesamaan hobi, mungkin tidak kenal. Makanya kami menyebutnya dari Feroza jadi saudara,” katanya.

Semboyan ”Dari Feroza Jadi Sau­da­ra” ini akan dibawa pada Ba­lad Daihatsu. ”Semboyannya dalam arti luas, bukan pencinta Feroza saja yang jadi saudara tetapi juga komunitas lainnya,” katanya.***

You voted 'marah'.

Baca Juga