Komunitas Otomotif Pelajar, Hilangkan Stigma Berandal Bermotor 

Donor darah/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR
PARA pelajar yang tergabung dalam Komunitas Otomotif Pelajar Tasikmalaya mengantre untuk melakukan donor darah di Aula Balai Serbaguna Balaikota Tasikmalaya, Sabtu, 31 Maret 2018. Dengan kegiatam positif, geng motor diharapkan dapat mengubah stigma negatif terkait berandalan bermotor.*

TASIKMALAYA, (PR).- Geng motor terkadang selalu diidentikkan dengan hal yang negatif.  Untuk menghilangkan stigma tersebut, kumpulan pelajar Kota Tasikmalaya membentuk Komunitas Otomotif Pelajar Kota Tasikmalaya, Sabtu, 31 Maret 2018.

Ketua Panitia Peluncuran Komunitas Otomotif Pelajar Kota Tasikmalaya Muhammad Tegar Islami menyatakan, mayoritas anggota geng motor di Kota Tasikmalaya masih didominasi pelajar.  Oleh karena itu, untuk menghindarkan kegiatan negatif  yang kerap diisukan dilakukan oleh  geng motor, para pelajar yang memiliki kecintaan terhadap dunia otomotif sepakat untuk masuk dalam sebuah komunitas resmi di bawah Perkumpulan Otomotif Tasikmalaya.

"Ini baru kami luncurkan saja,karena di Tasikmalaya ini sebenarnya banyak komunitas motor dari kalangan pelajar. Sering kali, antar komunitas motor itu ada ketidakcocokan, dan kami ingin mempersatukan mereka dalam komunitas otomotif pelajar ini, jadi bisa dimediasi melalui komunitas ini, " ujar Tegar Islami di Aula Serbaguna Balaikota Tasikmalaya.  

Menurut Tegar, untuk menghilangkan stigma  geng motor, komunitas otomotif pelajar Kota Tasikmalaya akan lebih banyak menghadirkan kegiatan positif, seperti  penghijauan, hingga membagikan makanan untuk masyarakat kurang mampu. Tegar berharap, melalui kegiatan semacam itu, masyarakat tidak lagi menuduh geng motor sebagai biang kerok dari kerusuhan yang terjadi di Kota Tasikmalaya. 

"Dulu kan stigma geng motor itu brutal ya, kita ingin kegiatan komunitas otomotif tidak hanya sekadar nongkrong-nongkrong saja tetapi lebih kepada kegiatan positif, seperti bercocok tanam, donor darah  dan membagikan makanan. Ya sambil ngopi juga kita sharing-sharing yang positif saja," ucap Tegar.

Geng motor didominasi pelajar

Sementara itu, Ketua Organisasi Masyarakat Perkumpulan Otomotif Tasikmalaya Enan Suherlan menyambut baik berdirinya komunitas otomotif pelajar Tasikmalaya. Pasalnya, mayoritas anggota geng motor yang diduga tergabung dalam berandalan bermotor berusia remaja dan didominasi pelajar. 

"Berandalan bermotor itu permasalahan pelik,  belum ada langkah konkret yang bisa langsung menangani masalah berandalan bermotor. Kita bisa lihat sendiri di media kemarin, bahwa banyak geng motor kerap kepergok menggunakan obat-obatan terlarang saat nongkrong," ujar Enan. 

Menurut Enan, Pemerintah Kota Tasikmalaya seharusnya bisa turut berperan dalam membimbing pelajar dengan mendukung perkumpulan komunitas otomotif semacam ini. Pasalnya, dengan bergabung dengan komunitas tersebut, anak-anak pelajar yang tergabung dalam geng motor bisa lebih diarahkan. 

"Sekarang ini mungkin langkah Pemkot Tasikmalaya   untuk menangani masalah geng berandalan bermotor masih standar ya, paling hanya sosialisasi ke orang tua, padahal melalui komunitas otomotif pelajar ini lebih konkret, pendekatannya lebih personal. Tetapi sayangnya saat peluncuran saja, tidak ada satupun pihak Pemkot Tasikmalaya yang datang," kata Enan. 

Lebih lanjut, Enan pun berharap nantinya seluruh komunitas motor di Kota Tasikmalaya bisa lebih mendekatkan diri dengan kegiatan positif. Dengan demikian, pandangan negatif orang terhadap komunitas motor sedikit demi sedikit mulai luntur. 

"Kami sudah mulai mendekatkan komunitas otomotif ke arah yang lebih baik, misalnya dengan melaksanakan jambore otomotif, pengobatan gratis, bersih-bersih alun-alun, hingga mendatangkan penceramah. Kami harap masyarakat tidak hanya melihat sisi negatif dari geng motor saja, tetapi juga bisa melihat bahwa geng motor juga bisa memiliki kegiatan positif," ucap Enan.***

You voted 'terinspirasi'.

Baca Juga

Tips Aman Bermanuver di Jalan Raya

PENGENDARA sepeda motor perlu menyadari bahwa mereka memiliki risiko atau lebih rentan mengalami kecelakaan dibandingkan dengan pemakai mobil. 

Komplotan Begal Belia Berhasil Diringkus

BANDUNG, (PR).- Polisi menangkap tujuh anggota komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan yang sudah beraksi di sedikitnya 16 lokasi di Kota Bandung. Seluruhnya tergolong anak di bawah umur.

Delapan Mitos dan Fakta Seputar Oli Mesin

PELUMAS atau oli mesin adalah cairan yang berperan penting melindungi mesin, menghindari kerusakan mesin, dan memaksimalkan performa mesin. Pemilihan oli sangat bergantung pada karakteristik bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan.