Lakukan Promo, Pesanan Mobil Honda Meningkat

Penjualan mobil/DIDIH HUDAYA
Direktur Honda Bandung Center (HBC), Iwan Tjandradinata didampingi Manajer Operasional, Junianto Naibaho optimistis penjualan mobil Honda terus meningkat.*

BANDUNG. (PR).- Saat pasar otomotif secara nasional mengalami kelesuan, hal tersebut tidak berlaku di Jawa Barat (Jabar) dan Banten. Ini dibuktikan dengan penjualan produk Honda di wilayah Jabar dan Banten yang meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jika di tahun 2016 Jabar dan Banten memberikan kontribusi 12,7 persen dari penjualan nasional, tahun ini naik menjadi 13,4 persen.

Direktur Honda Bandung Center (HBC), Iwan Tjandradinata didampingi Manajer Operasional, Junianto Naibaho mengakui, sebenarnya tidak jauh beda dengan merek lain, Honda juga menghadapi permasalahan bulan-bulan sulit dalam penjualan. Seperti rentang Oktober-November terjadi penurunan 1 persen. Namun dibandingkan tahun sebelumnya, penjualan pada Bulan November tahun 2017 justru meningkat 1,5 persen.

"Selepas Novmeber, penjualan Honda kembali menggeliat. Dilihat dari Surat Pesanan Kendaraan (SPK) yang masuk terjadi peningkatan yang luar biasa. Ada kenaikan hingga 81 persen. Ada beberapa faktor penyebab. Biasanya di akhir tahun, masyarakat ingin memiliki mobil baru untuk liburan. Di samping itu, promo di akhir tahun begitu gencar. Itu menjadi daya tarik sehingga masyarakat mau membeli mobil baru," kata Junianto, Kamis 14 Desember 2017 di Trans Studio Mall (TSM) Kota Bandung.

Promo yang gencar, lanjut Junianto, membuat sejumlah produk Honda masih menguasai pangsa pasar. Seperti Honda Brio RS dan Brio Satya tetap menempati peringkat teratas. Demikian juga dengan Honda Jazz walau mengalami penurunan penjualan karena ada pesaing yang mengeluarkan produk baru, namun tetap berada di posisi nomor satu di kelasnya.

Melihat kondisi seperti itu, Iwan dan Junianto optimistis tahun depan HBC kembali bisa meraih pasar yang menggembirakan. Iwan memprediksi, penjualan Honda di wilayah Jawa Barat dan Banten akan tumbuh 1-2 persen. Jawa Barat dan Banten masih dianggap pasar yang potensial. Apalagi di Jawa Barat dan Banten, infrastrukturnya sangat mendukung pasar otomotif.

"Memang tahun depan banyak yang memprediksi penjualan otomotif bakal anjlok terkait 'tahun politik'. Namun angan kesampingkan bahwa ada data simpanan masyarakat di bank mengalami peningkatan. Artinya bisa saja simpanan masyarakat tahun ini akan dibelanjakan tahun depan. Dan Honda akan menangkap peluang itu," tegas Junianto.

Junianto menuturkan, Honda sudah menyiapkan sejumlah strategi menarik konsumen baru di akhir tahun ini. Di antaranya memperluas jaringan, biaya servis ringan, hingga penawaran kredit bisa tujuh tahun. Untuk menghibur masyarakat Bandung dan sekitarnya, Honda juga mendatangkan penyanyi Citra Scholastika di atrium TSM 16-17 Desember 2017.***

Baca Juga

Avanza Jadi yang Terlaris Sepanjang 2017

SECARA umum, penjualan mobil di Indonesia masih didominasi merek-merek eks Jepang. Merek-merek sekelas, Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki, dan Mitsubishi menjadi merek mobil yang tetap banyak diminati. 

Risalah Panjang Legenda Jalanan

“MOBIL ini sudah menemani saya sejak TK, saya diantar ke sekolah pakai mobil ini,” kata Nudiya Ghulam (21), mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Nasional, mengawali perbincangan.

Kecelakaan Lalu Lintas Turun 13 Persen

JAKARTA, (PR).- Tercatat hingga semester pertama tahun 2017, tingkat kecelakaan di Indonesia mengalami penurunan sebesar 13% dibandingkan tahun 2016 pada posisi yang sama.