Honda Civic Type R, Mobil Langka yang Jadi Buruan Konsumen

Honda Civic Type R/ANWAR EFFENDI/PR
Mobil Honda Civic Type R saat dilaunching untuk area Jawa Barat dan Banten di Trans Studio Mall, Rabu 23 Agustus 2017

BANDUNG, (PR).- Honda Civic Type R menjadi barang langka yang terus diburu konsumen. Mobil generasi kelima yang berkarakter sporty cuma 50 unit saja yang dilepas ke pasar Indonesia. Uniknya, sebelum diaunching, Honda Civic Type R sudah habis dipesan.

Termasuk di wilayah Jawa Barat dan Banten yang menjadi area pemasaran Honda Bandung Center (HBC), lima unit mobil Honda Civic Type R sudah ada pembelinya. Lima pembeli pun harus menunggu kedatangan Honda Civic Type R pada akhir Oktober 2017. Bahkan, beberapa pemesan lainnya terpaksa "ditolak" karena Honda Civic Type R memang diproduksi secara terbatas.

Direktur Honda Bandung Center, Iwan Tjandradinata didampingi manajer operasional Junianto Naibaho mengungkapkan, Honda Civic Type R memang bukan produk massal. Selagi mobil-mobil lainnya diproduksi secara massal, Honda Civic Type R justru terasa eksklusif kareta jumlahnya sangat terbatas. Honda Civic Type R makin terasa spesial karena setiap unitnya tercantum nama pemiliknya. Seperti di Indonesia, akan ketahuan dari nomor satu sampai 50, siapa saja pemilik Honda Civic Type R.

"Pada tahap pertama ini, kami tidak ada target penjualan Honda Civic Type R. Kami yang mendapat jatah lima unit, sudah habis terjual dan barangnya akan dikirim ke pemesan pada akhir Oktober nanti. Demikian juga pada tahun 2018 nanti, kami tidak bisa mencanangkan target. Lagi pula, belum tentu Indonesia kebagian lagi produk Honda Civic Type R, walau di sini pasarnya cukup bagus," ujar Iwan seusai acara launching di Trans Studio Mall (TSM), Bandudng, Rabu 23 Agustus 2017.

Menurut Iwan, Honda Civic Type R dirancang dengan pengalaman Honda di arena balap. Ini cocok bagi penggemar mobil dengan kecepatan tinggi. Walau begitu, bukan berarti Honda Civic Type R tidak nyaman dipakai di jalan raya. Honda Civic Type R memiliki tiga stelan kecepatan. Ada mode kecepatan yang bisa dipakai di jalan raya, dimana bunyi knalpot jadi lebih enak didengar.

"Honda Civic Type R dipersembahkan untuk pecinta mobil sejati yang menginginkan performa dan teknologi yang telah diuji dari sebuah model sport. Honda Civic Type R juga telah dibekali dengan 3 driving mode yang memungkinkan konsumen selalu mendapatkan pengalaman berkendara yang menyenangkan baik di lintasan balap maupun di jalan raya. Dengan demikian kami percaya, Honda Civic Type R akan memberikan nilai lebih dan menjadi pilihan menarik bagi peminat mobil sport," jelas Iwan.

Sementara Junianto menambahkan, Honda Civic Type R dibekali dengan mesin 2.0 liter VTEC Turbo yang menghasilkan tenaga maksimal hingga 310 PS pada 6.500 rpm dan torsi maksimal 400 Nm pada 2.500-4.500 rpm. Tenaga Honda Civic Type R disalurkan melalui transmisi manual 6 percepatan yang telah disempurnakan oleh rev match sehingga memungkinkan mobil mempertahankan tenaga maksimumnya saat perpindahan gigi dan dimatikan pada pengaturan di dalam mobil.

Honda Civic Type R, lanjut Junianto, dilengkapi sasis, suspensi dan kemudi yang lebih responsif dan juga stabilitas kecepatan tinggi yang telah ditingkatkan. Di bagian depan Honda Civic Type R dielengkapi suspensi MacPherson Strut yang meminimalkan torsi pada setir dan memaksimalkan handling. Semenetara di bagian belakang, multi-link suspension membantu Honda Civic Type R memperbaiki kestabilan saat mengerem serta mengurangi perpindahan body saat tikungan.***

 

 

Baca Juga

Kecelakaan Lalu Lintas Turun 13 Persen

JAKARTA, (PR).- Tercatat hingga semester pertama tahun 2017, tingkat kecelakaan di Indonesia mengalami penurunan sebesar 13% dibandingkan tahun 2016 pada posisi yang sama.

Avanza Jadi yang Terlaris Sepanjang 2017

SECARA umum, penjualan mobil di Indonesia masih didominasi merek-merek eks Jepang. Merek-merek sekelas, Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki, dan Mitsubishi menjadi merek mobil yang tetap banyak diminati. 

Risalah Panjang Legenda Jalanan

“MOBIL ini sudah menemani saya sejak TK, saya diantar ke sekolah pakai mobil ini,” kata Nudiya Ghulam (21), mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Nasional, mengawali perbincangan.