Di GIIAS 2017, Baleno Hadir dengan Model Hatcback

Baleno Hatcback dipamerkan di GIIAS 2017/DEDI SUHAERI/PR

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan generasi keempat dari sedan andalan mereka, Suzuki Baleno pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Kamis 10 Agustus 2017. Ada yang istimewa dari tampilan Baleno generasi keempat ini karena tampil dengan model hatcback alias tanpa ekor.

Baleno yang merupakan sedan kompak merek dunia keluaran Suzuki telah berada di Indonesia sejak tahun 1996. Baleno merupakan salah satu produk Suzuki yang banyak diminati masyarakat Indonesia sejak kelahirannya sekitar 20 tahun lalu.

 "Hari ini kami sangat bangga dan senang bisa menghadirkan generasi terbaru dari produk terpopuler di Indonesia, Suzuki Baleno. Generasi terbaru ini telah mengalami berbagai pengembangan untuk menambahkan lebih banyak keunggulan hatchback. Menggunakan platform terbaru, Heartect, Suzuki Baleno tampil lebih dinamis dan stabil untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Pada konsumsi bahan bakar, generasi terbaru memiliki efisiensi mesin 1.4L yang sudah terbukti. Suzuki Baleno sangat pantas disebut sebagai ‘The Complete Hatchback’," kata Setiawan Surya, Deputi Direktur 4W PT SIS dalam ajang GIIAS 2017.

Melihat penampilan luar, Baleno memiliki gaya yang mengusung tema "Liquid Flow". Dikombinasikan dengan pelek 16 inci dan profil ban 195/55 R16 membuat Baleno Hatchback terlihat sangat sporty.

Pada penerangan ke arah jalan, mobil ini menggunakan Proyektor HID yang membuat penglihatan pengemudi atau pejalan kaki di depan mobil tanpa hambatan meski bersinar terang dan melebar. Selain itu, daytime running light juga ditambahkan pada hatchback terbaru dari Suzuki, untuk membuatnya lebih mudah terdeteksi dan terlihat dengan mudah, bahkan dari kejauhan. Sinar dari lampu depan bahkan bisa disesuaikan pada ketinggian sampai empat tingkat secara manual.

Suzuki juga sangat ingin memperlihatkan mobil ini sebagai hatchback berkelas. Detail krom bisa ditemukan dari logo, kisi-kisi, pegangan pintu, sampai hiasan pintu belakang, dan lambang Baleno. Lampu kombinasi belakang juga menggunakan LED, termasuk lampu rem pada spoiler. Sensor parkir juga menjadi standar untuk menyempurnakan penampilannya.

Dengan dimensi  panjang 3.995 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 1.510 mm, dan jarak tempuh roda 2.520 mm dengan radius putar 4,9 meter, manuver Baleno Hatchback akan lebih lincah, bahkan di tempat parkir yang padat, tetapi tetap memberikan banyak ruang di dalam.

Spesifikasi

Pada sisi interior, Baleno menampilan keyless entry. Pengemudi tinggal menekan  (atau dorong) tombol hitam di gagang pintu pada sisi pengemudi untuk membuka atau mengunci atau bisa juga dengan mengaktifkan dari jarak 80 cm. Sementara untuk proses menyalakan mesin, cukup klik tombol Engine Start/Stop disertai dengan menginjak pedal kopling untuk transmisi manual dan pedal rem untuk transmisi otomatis.

Dalam GIIAS 2017, tampak Garis dasbor seperti menumpuk dan dominasi sistem audio terintegrasi dan setir dengan audio switches control dan bluetooth connection. Roda kemudi ini berkesan mewah berselimut kulit dan dilengkapi fitur tilt steering dan telescopic steering. Kursi pengemudi dilengkapi dengan pengatur ketinggian (height adjuster), selain sistem berbaring. Terdapat sandaran lengan di sisi kiri kursi pengemudi untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.

Dari belakang kemudi, pengemudi bisa memantau kluster meter di layar LCD 4.2 inci. Multiinformation display akan menyediakan data konsumsi bahan bakar, waktu berkendara, torsi dan tenaga, indikator pintu, tampilan jam, hingga penggunaan rata-rata mesin.

Penumpang juga diberi kenyamanan di kabin, yaitu dengan adanya kait pengaman bayi atau ISOFIX yang sudah terstandarisasi. Jok belakang bisa dilipat dengan konfigurasi 60:40.

Mesin Suzuki Baleno Hatchback memiliki konfigurasi empat silinder inline berkapasitas 1.373 cc, 16 valve, DOHC, VVT, MPI menghadirkan tenaga hingga 91,2 hp pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.200 rpm.

Bahan aluminium pilihan pada mesin membuatnya mencapai potensi optimal lebih cepat dan membuatnya lebih mudah melepaskan panas untuk meningkatkan efisiensi dalam konsumsi bahan bakar. Hasil uji efisiensi konsumsi bahan bakar untuk Baleno dengan transmisi manual bisa menembus 22.17km/liter, sedangkan untuk transisi otomatis bisa menembus 20,65 km/liter. Tangki berkapasitas  37 liter yang memungkinkan melaju lebih dari 800 km.

Dari sektor keamanan, Baleno Hatchback menggunakan platform heartect dan total effective control technology (TECT) body memungkinkan Baleno untuk secara efektif menyerap dampak pada tubuh dan menyebarkan energi tumbukan ke seluruh rangka sehingga mengurangi kerusakan pada mobil dan penghuninya. Fitur keselamatan standar seperti SRS Airbag, sabuk pengaman lengkap.

Side impact beam terbuat dari rangka baja yang terpasang di pintu untuk meredam benturan di sisi kendaraan. Sementara untuk sistem pengereman sudah lengkap dengan antilock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD), dan brake assist (BA) untuk memastikan kecepatan mobil berkurang secara maksimal.

Dari informasi yang didapat di GIIAS 2017, Baleno Hatchback tersaji dengan pilihan transisi 5-kecepatan manual dan otomatis. Baleno AT dipasarkan seharga Rp 207.500.000 (OTR), sedangkan versi manual dipasarkan seharga Rp 195.000.000 (OTR) dengan enam pilihan warna yakni solid fire red, premium urban blue, arctic blue, silver premium, midnight black, dan met granite grey.***

Baca Juga

Forescom, Bukan Sekadar Wadah Pencinta Otomotif

NGAMPRAH,(PR).- Komunitas Ford EcoSport Community (ForESCom) Indonesia merayakan ulang tahunnya yang ketiga. Perayaan hari jadi mereka dilaksanakan di Bandung, tepatnya di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

5 Motor Produksi Massal dengan RPM Tertinggi

BOLEH jadi motor listrik merupakan motor masa depan, tetapi kuda besi berbahan bakar nonfosil itu seolah telah menghilangkan ”jiwa” dari mesin piston.

Mau Bisnis Food Truck? Ini 12 Ide Desainnya

BANDUNG, (PR).- Berbisnis kini tak mesti membuka toko atau warung. Selain tren berbelanja online, tempat usaha nyata yang bergerak juga dapat menjadi pilihan.

Gran Max Andalan Mobil Toko dan Food Truck

MOBIL toko (moko) memang menjadi pilihan sebagian besar pelaku bisnis saat ini. Selain mobilitasnya yang leluasa, kendaraan tersebut pun ibarat menjadi media promosi berjalan.