Opini

Dunia Tanpa Pemimpin

Indonesia negara terbesar di Asia Tenggara dianggap mampu bertransformasi menjadi negara demokrasi. Dikenal sebagai negara dengan kepercayaan rakyat terbesar terhadap pemerintahnya (OECD, Government at a Glance 2017, 13/7/17). Keanggotaan Tidak Tetap Indonesia dalam DK PBB menjawab harapan dunia agar lebih berperan dalam perdamaian dan keamanan dunia. Jika program pemberantasan korupsi, reformasi di bidang penegakan hukum, reformasi birokrasi, pemerataan ekonomi serta peningkatan kualitas dan pendidikan sumber daya manusia berjalan baik, bukan hal yang mustahil Indonesia memimpin transformasi badan dunia tersebut.

Koperasi Kreasi Baru

Dukungan penguasaan teknologi informasi bagi pelaku menjadi penting untuk menciptakan kreasi baru (create value) dalam proses bisnis koperasi. Di kalangan generasi milenial kini telah banyak lahir bisnis koperasi baru yang sangat “membingungkan” bagi para pelaku lama koperasi. Hal ini sering penulis temukan dalam berbagai kegiatan pelatihan yang dijalankan oleh gerakan koperasi. Maka dapat dipastikan, bila ada pendapat yang mengatakan koperasi saat ini mengalami kemunduran, bisa dipastikan yang dimaksud adalah koperasi yang masih mengandalkan kreasi lama, yang belakangan ini jumlah dan aktivitas usahanya semakin menyurut.

Netralitas ASN

Jika ASN harus memiliki integritas, itu hal yang penting. Dengan integritas kepada negeri dan bangsanya akan mengembangkan kapasitas, kapabilitas serta personality jempolan seperti ditulis Sulistyani (2008). Oleh sebab itu, integritas tersebut jangan dibelokkan untuk sejumlah pihak yang sedang berambisi menjadi penguasa. Tidak heran bila Sutor (1999) menghendaki ASN untuk berintegritas kepada publiknya agar kebutuhan publik dapat dilayani dengan baik walaupun mengabaikan kepentingan politik penguasanya. 

Pilkada & Piala Dunia

Akhirnya, alangkah indahnya bila memaknai pilkada sebagai peristiwa kompetisi sebagaimana halnya sepak bola. Meniru tradisi simbolik nilai-nilai sportivitas sepak bola seperti selebrasi kemenangan yang tidak berlebihan, saling bertukar kostum skuad antarpemain yang sebelumnya bertarung, atau saling berpelukan untuk melupakan kompetisi yang baru saja lewat. Memandang pilkada sebagai kompetisi bukan sebagai konflik, sebuah pertarungan tapi bukan sebuah sengketa yang menjunjung etika dan  sportivitas.

Kang Iwan & Netralitas Pilgub Jabar

Dengan modal sosial tersebut, Iwan diharapkan mampu menjadi leader dalam forum muspida guna menjaga proses pilkada dengan memerankan diri sebagai wasit atau tokoh sentral di Jabar yang jika terjadi sesuatu bisa menjadi figur pemersatu dan mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pilkada. M Iriawan tentu sangat sadar bahwa dirinya bukan saja mempertaruhkan karier pribadinya, tetapi di pundak dia juga institusi Polri akan dipertaruhkan. Tentu dia tidak akan mengorbankan karier pribadinya dan kehormatan institusi kepolisian.

Etape Akhir Pilgub

Etape akhir Pilgub Jabar menjelang hari pencoblosan merupakan saat-saat yang menentukan bagi para paslon. Paslon yang mampu memanfaatkan momentum penting, memobilisasi suara di kantung-kantung pemilih besar, merekrut political endorser dan siap menghadapi serangan kampanye hitam mempunyai potensi besar untuk memenangkan Pilgub Jabar.

Dukungan pada Kemerdekaan Palestina

Karena itulah momentum Hari Al Quds Internasional tanggal 8 Juni perlu dimanfaatkan untuk mengarusutamakan kembali dukungan publik pada Palestina serta mengingatkan bangsa ini kepada janji Bung Karno (1962), “Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel.

Citarum & Daya Saing Bangsa

Kita dapat melaksanakan pembuatan peralatan teknologi untuk sistem percepatan program Citarum Harum. Di Bandung pendidikan keahlian politeknik kita memiliki lulusan yang sudah berhasil berkreasi dengan berbagai produk teknik yang dihasilkannya. Dengan memberdayakan kaum muda pembelajar maupun lulusan dalam negeri, kita mampu menghasilkan peralatan percepatan untuk menangani proses sungai bersih baik sampah maupun limbah beracun.

Video Porno Anak

Agar tidak terulang lagi anak menjadi korban baik dalam tindak pidana pornografi, maupun tindak pidana lainnya, maka diperlukan komitmen yang kuat dari pihak pemerintah cq para pejabat di daerah dan juga aparat penegak hukum, juga peran serta masyarakat untuk menerapkan segala bentuk peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan perlindungan anak secara konsisten dengan penuh  tanggung jawab demi menyongsong masa depan yang cerah

Seni dan Nilai Kebajikan

 SENI tradisional, adalah bagian dari totalitas kehidupan, yang menjadi ciri manusia sebagai makhluk khusus, dan karena itu sekaligus merupakan wilayah kegiatan yang bisa merasuk pada penggalian nilai-nilai manusia yang tidak akan pernah habis.  Dalam perkembangan sejarah di Indonesia, terutama di Cirebon, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, seni tradisional banyak memberikan kontribusi pada masyarakat, terutama membentuk karakter sikap, budi, dan bahasa.

Sertifikasi Kiai

Terlepas dari semua itu, di tengah suasana puasa Ramadan pernuh berkah dan pahala, baiklah berbaik sangka saja. Kontroversi atau kontradiksi tidak akan menyelesaikan masalah. Malah akan merusak nilai ibadah Ramadan yang “imanan wahtisaban”. Penuh keimanan dan ketaatan semata kepada Allah SWT agar terhindar dari petaka puasa hanya mendapat lapar dan dahaga saja.

Bahkan jika mau menggali ingatan, fakta dan data masa lalu, kejadian “sertifikasi kiai” bukan terjadi sekarang  saja. Banyak catatan sejarah tentang  hal serupa, baik pada masa penjajahan (kolonial) maupun  Orde Baru.

Mahasiswa dan Deradikalisasi

Pembinaan kemahasiswaan tidak bisa hanya sekilas dan  menyentuh permukaan saja. Pembinaan kemahasiwaan semestinya menjadi bagian pilar utama pendidikan di perguruan tinggi di samping domain akademik.  Jangan sampai ada anggapan bahwa  prestasi akademik jauh lebih penting dari pada penumbuhan karakter mahasiwa melalui kegiatan kemahasiswaan.  Tindakan NSA menunjukkan bahwa pembinaan kemahasiswaan harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan kegiatan akademik. Kegiatan kemahasiswaan harus mampu mencegah secara dini bibit-bibit dan virus-virus radikalisme di kampus.