Pembalap Sepeda Kharismatik Italia Michele Scarponi Tewas Ditabrak

Michele Scarponi/REUTERS

FILOTTRANO, (PR).- Pembalap sepeda kharismatik Italia, Michele Scarponi (37) tewas ditabrak mobil van, Sabtu 22 April 2017. Lokasi kejadian tak jauh dari dekat rumahnya di Filottrano, Italia, saat ia tengah berlatih. Pembalap dari tim Astana tewas di tempat kejadian.

Pengemudi van mengaku tidak melihat Scarponi sesaat sebelum menabraknya. Tragedi yang dialami Scarponi ini sangat mengejutkan karena malamnya baru pulang berlomba dari Tour of the Alps. Ia memenangi satu etape dan menempati rangking keempat klasemen pada perlombaan itu.

Scarponi oleh tim Astana ditunjuk menjadi kapten tim untuk lomba Giro d’Italia edisi ke-100 yang akan bergulir awal Mei 2017. Juara Giro d’Italia 2011 tersebut meninggalkan seorang istri bernama Anna dan dua anak kembarnya, Giacomo dan Tommaso

Direktur Tim Astana, Alexander Vinokurov, mengaku sangat terkejut dengan kejadian itu. Ia ikut berduka yang mendalam pada keluarga yang ditinggalkan dan diakui bahwa tragedi ini merupakan kehilangan besar bagi dunia balap sepeda dan Italia.

"Scarponi adalah atlet yang selalu ceria bersahabat pada semua pembalap, menjadi motivator tim dan sangat berperan membantu Vincenzo Nibali merebut juara Giro d’Italia 2016, kami sangat berdukam," ujarnya.

Pembalap terbaik

Michele Scarponi memulai karier profesionalnya sejak 2002. Ia meraih hasil terbaiknya dalam balapan Italia, memenangi tiga tahapan di Giro sebelum mendapatkan gelar juara 2011 setelah Alberto Contador dilucuti dari kemenangannya karena terkena larangan doping yang berlaku surut.

Dia juga mendapatkan hasil bagus dalam balapan satu hari, menempati posisi keempat di Liege-Bastogne-Liege clasic pada tahun 2003. Scarponi diskors selama 18 bulan setelah terlibat dalam skandal doping dalam kejuaraan di Puerto tahun 2006. 

Setelah kembali dari hukuman skorsing, ia memenangkan Tirreno-Adriatico pada tahun 2009 dan Tour of Catalonia di tahun 2011.  "Kami akan merindukan orang ini, selalu dengan senyuman," kata juara Olimpiade Greg van Avermaet dalam akun Twitter-nya seperti dikutip Reuters.***

Baca Juga