Grand Master Susanto Megaranto Patahkan Dominasi Tuan Rumah di Catur Standar

Porda Jabar 2018/MIRADIN SYAHBANA RIZKY/PR
PARA pecatur tengah bertanding di nomor beregu putra catur standar di Hotel Seruni, Puncak, Kamis, 11 Oktober 2018.*

BOGOR, (PR).- Pecatur Kabupaten Bekasi Grand Master Susanto Megaranto mampu mematahkan dominasi Kabupaten Bogor pada nomor pertandingan catur standar, di Hotel Seruni, Puncak, Kabupaten Bogor, Kamis, 11 Oktober 2018. Susanto mampu merebut medali emas dari nomor perseorangan catur standar usai mengalahkan pecatur Kabupaten Bogor Yoseph Theolifius Taher.

Susanto mengantongi enam poin, sedangkan Yoseph yang meraih perak mendapatkan poin 5. Yoseph unggul sonneborn-berger (BG) atas Johan Gunawan pecatur Kabupaten Subang. Yoseph memiliki 20,25 SB sedangkan Johan dengan 18 SB yang harus puas dengan megali perunggu.

Seusai bertanding, pelatih catur Kabupaten Bekasi Harry Ubayana mengatakan raihan emas Susanto dari nomor perseorangan putra catur standar patut diapresiasi. Pasalnya, hampir semua nomor catur standar didominasi oleh Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah ada tambahan satu emas dari Susanto. Dengan tambahan ini kami sudah mengantongi empat emas, tujuh perak dan satu perunggu. Nomor catur standar memang dikuasai oleh Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Harry menambahkan, dengan sisa pertandingan yang ada, Kabupaten Bekasi masih mengincar beberapa medali emas. Di antaranya melalui nomor beregu campura catur standar. Dia berharap di nomer tersebut Susanto mampu tampil maksimal sehingga bisa menyumbangkan medali bagi timnya.

“Kami masih mengincar satu emas di nomor beregu campuran catur standar. Kita akan memaksimalkan potensi yang ada. Sangat bersyukur jika hal itu bisa teralisasi,” katanya.

Tak terbendung

Dominasi Kabupaten Bogor memang tak terbendung pada Kamis, 11 Oktober 2018 di Hotel Seruni, Puncak, Kabupaten Bogor. Di nomor perseorangan putri catur standar mereka menyabet emas melalui Irene Kharisma Sukandar dengan raihan tujuh poin, di peringkat kedua ada Arlisa Sepvita yang juga dari Kabupaten Bogor dengan lima poin, peringkat ketiga ada Ayu Indriane Thepanie dengan empat setengah poin.

Pada nomor beregu putra catur standar, Kabupaten Bogor yang diperkuat Irwanto Sadikin, M Lutfi Ali, dan Arif Abdul Hafiz mencetak 14 match poin (MP). Mereka unggul atas Kabupaten Bekasi yang berada diperingkat kedua dengan 11 MP. Sementara peraih medali perunggu didapatkan Kota CImahi dengan 10 MP.

Di beregu putri catur standar, Kabupaten Bogor mampu meraih 14 MP unggul atas Kota Bandung dengan 11 MP. Tim yang beranggotakan Media Warda Aulia, Dewi AA Citra dan Dita Karenza mampu mengalahkan Kota Bandung yang diperkuat Charetine Almira, Vania Vindy dan Regita Desyari. Sementara perunggu disabet oleh Kabupaten Bekasi dengan raihan 9 MP.

Tak hanya di nomer tersebut, dominasi Kabupaten Bogor berlanjut di papan terbaik catur putri. Di nomor papan terbaik standar putri internasional 1 Medina Warda Aulia meraih 7 poin, medali perak didapatkan Charetine Almira dengan 5 poin dan Virda Rizka Aulia (4 poin).

Papan terbaik standar putri internasional 2 didapatkan oleh Dewi AA Citra (Kab Bogor) dengan lima setengah poin, unggul ketat dengan Rida Mutiani yang juga meraih lima setengah poin tapi kalah persentase dari Dewi Citra. Sedangkan perunggu didapatkan Vania VIndy (5 poin) dari Kota Bandung.

Di nomor papan terbaik standar putra internasional 1 Irwanto Sadiki asal Kabupaten Bogor meraih 6 poin, unggul atas Naufak Zaki (Kota Bandung) dengan lima setengah poin, peringkat ketiga ada Endi Gunawan dari Kota Bekasi dengan lima setengah poin tapi kalah persentase dari Naufak.

Papan terbaik standar putra internasional 2 Imat Suhermat asal Kabupaten Tasikmalaya meraih enam poin dan berhak atas medali emas, peringkat kedua ada Surya Wahyudi dengan lima setengah poin asal Kab Bekasi, ketiga ada Arifa Rizki Syaputra Kota Bandung dengan empat poin.

Papan terbaik standar putra internasional tiga didapatkan M Lutfi Ali dari Kabupaten Bogor dengan enam poin, kedua ada Aris Haryanto dari Kabupaten Indramayu dengan enam poin kalah ranking dari Lutfi. Ketiga ada Anjas Novita dari Kabupaten Bekasi dengan lima poin.

Dan, papan terbaik standar putra internasional 4 Arif Abdul Hafiz dari Kabupaten Bogor meraih lima setengah poin unggul persentasi dari Farid FIrmansyah dan Gelar Sagara yang juga meraih poin sama. Farid dan Gelar harus puas dengan medali perak serta perunggu.***

Baca Juga