Nigeria vs Islandia, VAR yang Sia-sia

Penalti Gagal/REUTERS

KEUNGGULAN dua gol menjadi akhir yang manis untuk Nigeria. Mereka mengalahkan Islandia di pertandingan lanjutan grup D Piala Dunia 2018 pada Jumat, 22 Juni 2018 malam WIB di Volgograd Arena.

Pertandingan diawali dengan peluang yang langsung didapatkan Islandia. Namun tendangan bebas masih bisa ditepis oleh kiper Nigeria, Francis Uzoho. Secara keseluruhan, kedua tim menunjukan permainan dengan tempo yang lambat. Umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki kentara di babak pertama ini. Kedua tim terlihat sama-sama kesulitan menyerang, bahkan hanya untuk menembus lapangan tengah.

Babak pertama praktis berjalan dengan membosankan, tidak ada ancaman yang berarti ke gawang masing-masing lawan. Permainan yang ditunjukkan dua belah pihak monoton tanpa ada variasi serangan. Kalaupun ada tekanan yang dilancarkan, terlalu mudah terbaca dan dipatahkan. Banyaknya passing gagal dan terburu-buru saat menyerang, juga memiliki andil dalam selalu gagalnya serangan yang dibangun kedua tim. Tidak ada gol yang terjadi hingga bunyi peluit akhir babak pertama.

Babak kedua

Guna menambah daya dobrak tim Nigeria, Gernot Rohr sebagai pelatih langsung memasukan Tyronne Ebuehi di awal babak kedua. Upaya ini efektif membuat permainan Nigeria lebih terbuka. Serupa, kubu lawan pun mulai menunjukkan karakter permainannya. Dimulainya prosesi saling serang membuat babak kedua lebih layak disaksikan.

Meski sama-sama menerapkan permainan ofensif, Nigeria bermain lebih efektif. Terbukti pada menit ke-48, Islandia yang keasyikan menyerang dikagetkan dengan serangan balik cepat dari sayap kanan yang berbuah gol untuk Nigeria. Ahmed Musa mengontrol bola dengan baik dari umpan Victor Moses, dan tendangan kerasnya berhasil membobol gawang kawalan Hannes Halldorsson. Skor 1-0 untuk Nigeria.

Pola penyerangan Nigeria kian mengerikan dengan dimaksimalkannya kecepatan yang dimiliki pemain mereka. Sedangkan Islandia bukan tidak mendapatkan peluang, hanya saja penyelesaian akhir menjadi masalah serius bagi tim ini.

Kecepatan para pemain Nigeria kembali menjadi malapetaka bagi Islandia. Ahmed Musa menciptakan gol keduanya setelah menggiring bola dari sisi kiri dan berhasil mengecoh bek dan kiper lawan pada menit ke-75.

Tertinggal dua gol, Islandia sebenarnya berkesempatan mendongkrak mental bertanding mereka lewat eksekusi titik putih di menit ke-83. Kali ini, VAR menjadi dewa penolong mereka. Lewat tayangan ulang yang disaksikan, wasit memutuskan bahwa Alfred Finnbogason dilanggar oleh Tyronne Ebuehi di kotak terlarang. Namun kebaikan wasit dan VAR nyatanya sia-sia dan tak mampu dimanfaatkan Islandia. Eksekusi penalty Gylfi Sigurdsson melayang di atas mistar gawang. Kedudukan tak berubah.

Meski mental bertanding sudah kadung jatuh, Islandia tak memilih diam. Mereka terus menginisiasi sejumlah serangan ke gawang Nigeria. Ini memaksa Francis Uzoho berkali-kali jatuh-bangun menyelamatkan gawangnya. Sampai masa enam menit waktu tambahan berakhir, Nigeria tetap unggul dua gol atas Islandia. (Fulky Faza R)***

Baca Juga

Kalahkan Kroasia, Prancis Juara Piala Dunia 2018

SEJARAH akhirnya mencatat Prancis sebagai juara Piala Dunia edisi 2018. Gelar ini menjadi yang kedua bagi Si Biru sepanjang sejarah Piala Dunia setelah mereka memperolehnya pada 1998 saat menjadi tuan rumah.