Pertama dalam Sejarah Piala Dunia, Tak Ada Anak Gawang Laki-laki di Laga Pembuka

Piala Dunia 2018/DOK. PR

GELARAN Piala Dunia 2018 akan segera dimulai. Upacara pembukaan bakal berlangsung pada Kamis, 14 Juni 2018. Prosesi pembukaan itu akan dilanjutkan dengan laga perdana yang mempertemukan tuan rumah Rusia dengan tim Arab Saudi. Upacara pembukaan dan pertandingan perdana itu dihelat di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia. 

Namun dibalik kemegahan yang akan tersaji di upacara pembukaan, juga persaingan setara di laga perdana, para pencinta sepak bola internasional akan disuguhi hal baru. Pada pertandingan perdana nanti, semua anak gawang yang berjaga di pinggiran lapangan, adalah perempuan. Tidak ada satu pun laki-laki. Ini menjadi yang pertama kalinya sepanjang sejarah digelarnya Piala Dunia.

Tim anak gawang yang bertugas di laga Rusia kontra Arab Saudi berjumlah 14 orang. Sebanyak 14 perempuan Rusia yang berusia antara 13 sampai 16 tahun itu, seperti biasa, akan bertugas untuk mengambil bola yang keluar lapangan, mengamankannya, lalu memberikan bola pada pemain saat dibutuhkan. 

Para perempuan ini berasal dari Agryz, sebuah kota kecil berpenduduk 19.000 orang di sebelah timur Moskow. Mereka merupakan pemain sepak bola sebuah tim yang berada di Tatarstan, Rusia. Tim perempuan ini dipilih karena dianggap inspiratif untuk kemajuan sepak bola level junior di Rusia. 

"Ini seperti mimpi bagi mereka," kata pelatih para perempuan ini, Ildar Idiyatov dilansir Reuters, Rabu 13 Juni 2018.

Hanya satu kali

Pemandangan unik berupa anak gawang yang semuanya adalah wanita, sayangnya hanya akan terlihat di pertandingan perdana Piala Dunia 2018, yakni antara tuan rumah Rusia melawan Arab Saudi, Kamis, 14 Juni 2018. Ini dilakukan untuk menguatkan posisi perempuan dalam dunia sepak bola. Pada laga-laga selanjutnya, tim anak gawang tidak akan dipilih berdasarkan gender, sehingga bisa saja campuran, bahkan seperti biasanya di mana rata-rata dari mereka adalah anak laki-laki. 

"Wanita bukanlah golongan yang lemah. Kami selalu siap untuk bersaing dengan laki-laki pada level yang sama," kata Daria Vasilyeva, salah satu pemain sepak bola junior wanita yang masuk dalam tim anak gawang tersebut. 

Secara keseluruhan, panitia penyelenggara Piala Dunia 2018 menyediakan 776 anak untuk bekerja sebagai anak gawang. Tentu jumlah tersebut terdiri dari anak laki-laki dan perempuan. Mereka akan bertugas di 64 pertandingan Piala Dunia 2018 dari mulai fase penyisihan sampai pertandingan puncak. 

"Di Piala Dunia, kita semua bersatu. Kita semua sama berharga. Juga sama-sama bisa memberikan bola ke tim sepak bola yang bertanding," tutur Daria. ***

Baca Juga