Tim Putra Indonesia Juara Turnamen Bola Voli Internasional Piala Lienvietpostbank 2018

TIMNAS voli putra Indonesia/HUMAS PBVSI
TIMNAS voli putra Indonesia keluar sebagai kampiun di Turnamen Bola Voli Internasional Piala Lienvietpostbank, di Ha Nam, Vietnam, Kamis 31 Mei 2018 malam. Indonesia menjadi juara usai mengalahkan Thailand 3-1 (31-33, 25-18, 24-22, 25-23) di laga final.**

VIETNAM, (PR).- Timnas bola voli putra Indonesia sukses menjuarai ajang Turnamen Bola Voli Internasional Piala Lienvietpostbank di Ha Nam, Vietnam, Kamis 31 Mei 2018 malam. Gelar tersebut diraih setelah mengalahkan Thailand di final 3-1 (31-33, 25-18, 25-22, 25-23). 

Kemenangan atas Thailand tersebut memunculkan sukacita yang sudah sangat lama dinantikan. Mengingat Indonesia terakhir bisa mengalahkan tim negeri Gajah Putih tersebut pada 2009 lalu ketika SEA Games Laos. 

"Jadi ini kemenangan yang sangat dinanti cukup lama. Setelah sembilan tahun akhirnya kita kembali bisa menaklukan Thailand," kata pelatih Timnas bola voli putra Samsul Jais sesuai rilis PBVSI. 

Meskipun senang, namun menurut Samsul yang juga pelatih Tim Proliga Bank Sumsel Babel tersebut, gelar tersebut juga menjadi tugas berat bagi dirinya dan para pemain Timnas jelang Asian Games 2018, Agustus mendatang. Pasalnya, mereka harus bisa menjaga konsisten performanya, agar di Asian Games nanti kesempatan seperti itu datang lagi dan semakin membuka peluang medali emas untuk Indonesia. "Ini tentu jadi pekerjaan rumah bagi kita semua. Perlu adanya peningkatan semua semua hal dengan bersinergitas antara manajer, pelatih dan pemain," ujarnya. 

Catatan dalam turnamen internasional yang jadi ajang tryout Timnas voli putra tersebut cukup meyakinkan. Dari lima kali pertandingan di babak penyisihan, Timnas hanya sekali kalah, yakni saat melawan Kazakhstan dengan skor 2-3. Namun, kekalahan itu mampu dibalas di semifinal dengan skor telak 3-0.

Sementara dengan empat negara lainnya, seperti Myanmar, Tiongkok Junior, Thailand, dan tuan rumah semua berhasil dikandaskan oleh Timnas.

Pada babak penyisihan, Thailand dikalahkan 3-0. Begitu pula dengan Myanmar dan Vietnam juga dikalahkan dengan tiga set tanpa balas. Sedangkan Tiongkok yang datang dengan tim junior juga tumbang dengan skor tipis 3-2.

Masih ada kelemahan

Meskipun banyak memetik kemenangan, tapi tetap saja ada kelemahan yang dinilai Samsul harus terus diperbaiki. Di beberapa penampilan, pemainnya dinilai masih belum maksimal. Misalnya saat tampil di semifinal. Kelemahan yang paling terlihat adalah di servis. 

"Di semifinal, meski menang, tapi servis masih jadi titik kelemahan. Itu yang harus jadi catatan untuk perbaikan kedepannya, agar perfoma pemain stabil dan konsisten selama kejuaraan berlangsung," ujar Samsul.

Harapan yang sama untuk bisa mempertahankan performa di Asian Games nanti, juga diutarakan oleh Manajer timnas, Rachmat Harsono. Menurutnya, hasil tryout ini jadi awal yang bagus untuk menyongsong Asian Games.  

"Mudah-mudahan pada Asian Games nanti kita mampu meraih prestasi maksimal dengan meraih medali," tuturnya.***

Baca Juga

Persaingan Tim Putri di Proliga 2019 Makin Ketat

JAKARTA, (PR).- Mundurnya tim putri Petrokimia Gresik diyakini tidak akan menurunkan gengsi maupun persaingan di Proliga 2019. Berkurangnya tim yang berkompetisi justru semakin memperketat persaingan. 

Polemik KONI Jabar, KONI Pusat: Putusan BAORI yang Cacat Hukum

JAKARTA, (PR).- Surat putusan Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) yang dikeluarkan pada Kamis, 22 November 2018 tentang penolakan hasil penyelenggaraan Musyawarah Provinsi Jawa Barat, 12-14 September 2018 lalu dinilai Komite Olah Ra

Atlet Termuda di Cabor Ekstrem Asian Games 2018

BAGI sebagian orang triathlon merupakan salah satu cabang olah raga ekstrem yang menyajikan tantangan tersendiri. Namun, olah raga tersebut justru menjadi cabor favorit dari seorang Andi Ameera Sayaka Cakravastia (18).