Mengintip Kekuatan Brasil, Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2018

Timnas Brasil/AFP

BRASIL datang ke Rusia dengan rasa percaya diri tinggi ­mengingat tim tersebut merupakan salah satu kandidat kuat untuk ­kembali meraih gelar juara Piala Dunia 2018.

Berada di Grup E bersama ­Serbia, Swiss, dan Kosta Rika, Brasil diyakini dapat dengan mudah ­melewati babak penyisihan untuk ­lolos ke babak selanjutnya.

Diperkuat pemain-pemain bintang seperti Neymar Jr, Philippe Coutinho, Thiago Silva, Marcelo, Willian, dan lainya, Tim Samba akan menjadi salah satu tim kuat di Piala Dunia 2018 Brasil.

Di bawah asuhan pelatih baru, Tite, Brasil tampil konsisten sejak mencatat diri sebagai tim awal yang lolos kualifikasi Piala Dunia 2018 dari Zona Amerika Selatan.

Tidak hanya itu, Brasil menjadi negara pertama yang me­lang­kahkan kakinya ke Piala Dunia setelah lolos dari kualifikasi zona Conmebol.

”Brasil menjadi salah satu tim favorit karena konsistensi yang mereka tunjukkan. Itu bukan kesombongan, tetapi hanya bicara kenyataan,” kata Tite seperti dilaporkan Reuters.

Daftar pemain

Tite telah mengumumkan 23 nama pemain yang akan dibawanya ke Rusia. Mereka adalah penjaga gawang: Alisson (Roma), Ederson (Manchester City), Cassio (Corinthians Sao Paulo). Pemain belakang: Miranda (Inter Milan), Marquinhos, Thiago Silva (Paris Saint-Germain), Marcelo (Real Madrid), Filipe Luis (Atletico Madrid), Fagner (Corinthians), Pedro Geromel (Gremio), Danilo (Manchester City).

Pemain tengah: Casemiro (Real Madrid), Fernandinho (Manchester City), Paulinho (FC Barcelona), Renato Augusto (Beijing Guoan), Philippe Coutinho (FC Barcelona), Willian (Chelsea), Fred (Shakhtar Donetsk).

Sementara untuk lini depan Brasil mengandalkan Gabriel Jesus (Manchester City), Roberto Firmino (Liverpool), Douglas Costa (Juventus), Taison (Shakhtar Donetsk), dan Neymar Jr (Paris Saint-Germain).

Peraih lima kali gelar juara Piala Dunia ini memang tengah dilanda cemas mengingat salah satu pemain andalannya, Neymar, mengalami cedera saat membela timnya, Paris Saint-Germain, di Liga 1 Prancis.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Dani Alves yang terpaksa absen di Piala Dunia setelah mengalami cedera serius saat tampil bersama Paris Saint-Germain di final Copa Prancis.

Alves akhir­nya digantikan oleh pemain Manchester City Danilo yang untuk pertama kalinya akan merasakan bermain di Piala Dunia.

Brasil akan melakukan pemanasan sebelum di Piala Du­nia 2018 Rusia dengan menghadapi Kroasia pada pertandingan persahabatan tanggal 3 Juni mendatang.

Selanjutnya Coutinho dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Austria pada 10 Juni sebelum me­mulai debutnya di babak penyisihan Grup E menghadapi Swiss pada tanggal 17 Juni.

Tite mengatakan, yang paling penting bagi Brasil adalah bisa terus berkembang dan terus semakin ­kuat. ”Kami tidak bisa ber­kata banyak, ketika itu datang untuk tim dan sepak bola kami akan mencoba untuk lebih kuat. Kami hanya perlu mempersiapkan diri untuk Piala Dunia karena apa pun yang terjadi kami akan datang untuk menghadapi beberapa tim besar,” tuturnya seperti dilaporkan fifa.com.

Dia menyatakan, pada pertandingan selanjutnya timnya bisa saja menghadapi Rusia, Jerman, Jepang, atau tim lainnya. Ma­sing-masing lawan yang akan dihadapi memiliki gaya permainan yang berbeda.

Neymar yakin angkat piala

Piala Dunia 2018 Rusia akan menjadi penampilan ke­dua bagi Neymar Jr di kompetisi sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Ney­mar sendiri telah mempersembah­kan Piala Konfederasi dan medali emas Olimpiade 2016 untuk Brasil.

Tidak hanya itu, Neymar juga berkontribusi mengantarkan Barcelona meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub FIFA ta­hun 2015. Namun, di Piala Dunia, pemain yang saat ini memper­kuat Paris Saint-Germain ini belum bisa mempersembah­kan gelar juara untuk negaranya.

Hal tersebut yang membuat Neymar sangat berambisi untuk tampil lebih baik di Piala Dunia dan mengantarkan Brasil me­raih gelar juara Piala Dunia keenam.

Sebelumnya dia merasa cemas tidak bisa tampil memperkuat tim Samba di Piala Dunia karena cedera pata tulang metatarsal yang dialaminya sejak bulan Feb­ruari saat bermain di Liga 1 Prancis.

Akan tetapi, dengan tekad yang kuat, Neymar mengaku telah siap untuk kembali bermain bersama Brasil di Piala Dunia nan­ti. Bahkan dia telah mengeluarkan pernyataan dan berte­kad untuk membawa Brasil menjadi juara Piala Dunia di Rusia nanti.

”Piala Dunia merupakan kejuaraan terbesar di dunia. Saya ingin bermain dan menjadi juara. Piala ini harus menjadi milik saya dan apa yang menjadi inspirasi saya menjadi seorang pemain sepak bola adalah bisa berada di dalam lapangan bermain dengan tim adalah kenikmatan yang terbaik,” tutur Neymar saat diwawancara Deasimpedidos melalui Facebook.

Meski demikian, Neymar mengaku sedang mencoba me­mu­lihkan kondisi fisiknya sseperti sedia kala mengingat dia absen sejak bulan Februari dan tidak bisa tampil membela Paris Saint-Germain di sisa Liga 1 Prancis.

”Saya sudah mulai berlatih dengan bola, saya merasa baik, nyaman. Tentu saja saya sempat takut, tapi saya pelan-pelan pulih. Harapan sangat besar, tidak hanya dari pendukung tapi juga dari saya, dan ini merupakan tantangan terbesar yang saya hadapi,” tutur pemain berusia 26 tahun tersebut.

Dia menyatakan, cede­ra yang dialaminya tersebut meng­aku sempat menjadi hambatan baginya untuk bisa tampil di Piala Dunia.***

Baca Juga

Tunisia Bukan Bumbu Pelengkap di Piala Dunia 2018

TUNISIA tidaklah ­setenar seperti Spanyol, Jerman, ataupun Portugal. Namun, sa­lah satu negara perwakilan dari Afrika ini ­memang tergolong negara yang cukup beruntung ka­rena telah empat kali tampil pada penyelenggaraan Piala Dunia.