Korea Utara Bawa Pesan Perdamaian di Paralympics 2018

Maskot Paralympics 2018/REUTERS

PYEONGCHANG, (PR).- Presiden Komite Paralympics Internasional (IPC), Andrew Parsons, mengatakan bahwa partisipasi Korea Utara dalam Paralympics 2018 di Pyeongchang membawa pesan penting tentang perdamaian. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di PyeongChang, sekitar 180 kilometer dari Seoul, Kamis 8 Maret 2018.

Seperti diberitakan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Parsons mengatakan bahwa dia mengaku gembira dengan keikutsertaan Korea Utara tersebut. Seperti diketahui, Korea Utara ikut serta untuk pertama kalinya dalam event olah raga musim dingin untuk para para diabilitas tersebut dalam 12 kali gelarannya.

Paralympics 2018 akan berlangsung selama 10 hari mulai Jumat 9 Maret 2018 ini. Parsons mengatakan bahwa paralimpiade kali ini akan memecahkan rekor karena hadirnya pendatang baru, salah satunya Korea Utara.

"Partisipasi Korea Utara dan dua pemain ski lintas negara sangat signifikan. Mereka mengirimkan pesan perdamaian yang kuat melalui olah raga," katanya. "Saya benar-benar optimistis, kami akan memecahkan rekor penonton TV internasional terbesar kami di luar pasar tuan rumah."

Januari 2018 lalu, IPC mengundang Korea Utara untuk ikut serta dalam Paralympics 2018 dan mengizinkan dua pemain skinya untuk bersaing di PyeongChang. Korea Utara sebelumnya dua kali tampil dalam Paralimpiade Musim Panas. Tapi kehadiran mereka dalam Paralimpiade Musim Dingin kali ini adalah yang pertama kalinya.

Meskipun demikian, kehadiran Korea Utara ini tak selamanya berlangsung mulus. Tak seperti Olimpiade Musim Dingin bulan lalu, kali ini Korea Utara akan berjalan pada barisan yang berbeda dengan tuan rumah, Korea Selatan. Hal politis dianggap sebagai salah satu penyebabnya.

Pesan Paralympics 2018

Panitia penyelenggara Paralympics 2018, Lee Hee-beom, mengatakan bahwa dia setuju dengan pandangan Parsons tentang partisipasi Korea Utara. Lee berharap, pesan perdamaian melalui olah raga bisa menyebar ke seluruh dunia.

"Saya pikir mode perdamaian sekarang disebarkan melalui Olimpiade dan Paralimpiade 2018," katanya. "Kami berharap ini bisa menyebarkan perdamaian di Semenanjung Korea dan Asia Timur Laut, dan juga di seluruh dunia."

Lee mengatakan, penjualan tiket untuk Paralimpiade PyeongChang telah melampaui harapan mereka. "Kami awalnya menargetkan untuk menjual 220.000 tiket atau 80 persen dari target penjualan kami sebesar 280.000. Tapi ternyata sekarang sudah melampaui angka itu," katanya.

Lee mengatakan, panitia penyelenggara saat ini tengah bekerja keras untuk membersihkan salju di tempat kompetisi outdoor dan Olympic Stadium, tempat upacara pembukaan dan penutupan akan diadakan.

"Saya minta maaf karena salju sangat tebal di luar," katanya. "Besok pagi, salju akan berhenti dan kita akan memiliki langit yang sangat cerah dan cuaca sangat hangat."***

Baca Juga