Tottenham Hotspur Bangkit Imbangi Juventus, yang Muda Menekan yang Tua

Juventus vs Tottenham Hotspur/REUTERS
PEMAIN Tottenham Hotspur Harry Kane melewati hadangan kiper Juventus Gianluigi Buffon dalam laga leg pertama Liga Champions di Allianz Stadium, Turin, Rabu 14 Februari 2018 dini hari WIB.*

TURIN, (PR).- Tottenham Hotspur berhasil bangkit setelah tertinggal 2 gol yang dicetak Gonzalo Higuain menit ke-2 dan satu tendangan penalti menit ke-9 dalam babak 16 Besar Liga Champions, Rabu 14 Februari 2018 dini hari WIB. 

Higuain bisa saja mencetak hattrick jika tendangan penalti keduanya tidak mengenai mistar gawang. Semenatra gol yang dihasilkan Spurs berasal dari pergerakan Harry Kane yang lepas dari jebakan offside menit ke-35 dan tendangan bebas Christian Eriksen menit ke-71. 

Hasil imbang di kandang Juventus merupakan bekal berharga bagi para penggawa Tottenham Hotspur untuk menjamu Juventus di Wembley Stadium pada leg kedua nanti.

“Kami mendominasi Juventus selama 83 menit jalannya pertandingan dan hasil ini harus dirayakan. Tidak semua tim yang datang ke sini (Allianz Stadium atau Juventus Stadium) dapat mendominasi Juventus,” kata Mauricio Pochettino, Pelatih Tottenham Hotspur seperti dilaporkan BBC.

Gol yang dicetak Harry Kane dan Christian Eriksen ke gawang Gianluigi Buffon menjadikan Juventus mengalami lagi kebobolan. Sebelumnya, Gianluigi Buffon tidak pernah kemasukan gol dalam 694 menit.

Hasil seri kali ini merupakan yang kedua kalinya bagi Juventus saat mereka gagal meraih kemenangan setelah mengungguli 2 gol.

Hal serupa terjadi ketika Juventus melawan Manchester United di semifinal leg kedua tahun 1999. Hasil itu juga merupakan kali pertamanya Juventus kemasukan 2 gol di kandang dan yang terakhir adalah saat melawan Bayern Muencehn tahun 2016.

Muda melawan tua

Menurut David Pleat, mantan pelatih Spurs, Juventus mengendorkan intesitas serangan setelah meraih 2 gol. Hal itu merupakan kesalahan karena memberikan Tottenham Hotspur keleluasaan mengobrak-ngabrik pertahanan tuan rumah yang berujung hasil imbang.

Para pemain Juventus notabene dihuni pemain tua dan hasil seri adalah hal yang tidak aneh. Sebab, Juventus juga pernah mengalami hal serupa ketika melawan Real Madrid di final tahun lalu. Maka dari itu, Juventus membutuhkan pemain yang lebih muda seperti Paulo Dybala pada leg kedua untuk mengimbangi seluruh kemampuan Spurs di kandangnya. 

Sementara itu, Mina Rzouki yang merupakan mantan Eropa juga sepakat Juventus membutuhkan pemain yang bsia memberikan agresivitas untuk memberikan daya serang kepada Tottenham Hotspur. Mereka butuh pemain seperti Blaise Matuidi.

Pertandingan hebat

Menurut Mauricio Pochettino, seperti diberitakan BT Sport, pertandingan kontra Juventus merupakan laga hebat dan fantastis. Tim asuhannya harus tertinggal terlebih dahulu, 0-2 pada awal babak pertama. Namun, Tottenham Hotspur mampu menahan imbang. 

Mauricio Pochettino menyatakan, para pemain menunjukkan karakter yang hebat dan dia harus memberikan selamat kepada para pemainnya walaupun mereka tidak berhasil meraih kemenangan di Turin.

“Kami lebih dewasa kali ini. Di beberapa minggu terakhir, para pemain berkembang dan melangkah sangat baik. Pertandingan tadi merupakan hasil yang bagus dilihat dari kapasitas para pemain sekarang,” ujar Pocchettino.

Ia juga bangga bahwa para pemainnya bereaksi sangat cepat ketika tertinggal 2 gol dan menurutnya, hal yang dibutuhkan untuk meraih hasil positif ialah dengan kerja keras. Maka kesempatan akan terbuka dengan lebar di leg kedua 16 Besar Liga Champions.

Jadi gila

Di kubu Juventus, Pelatih Massimiliano Allegri langsung memberikan reaksinya terhadap beberapa komentar mengenai pertandingan tersebut. 

Dia menyatakan, komentar-komentar tersebut membuat dia gila. Pasalnya, saat melawan Tottenham Hotspur di Liga Champions, dia melakukan suatu kesalahan dan anak asuhnya pada pertandingan kali ini tidak difavoritkan memenangi pertandingan. 

Ia juga mengatakan, timnya hanya memiliki kesempatan menang 50 persen saat berandang ke markas Tottenham Hotspur.

“Kami telah berusaha dengan keras. Selain itu, Juventus juga harus lolos Coppa Italia, tetapi jika hasil babak undiannya adalah melawan tim seperti Tottenham Hotspur, tim tersebut akan menekan anak asuhnya. Hal tersebut sangatlah saya tolak.” Ujar Allegri. (Pambudi Driya Sasmaya)***

Baca Juga

Menerka Formasi Juventus Setelah Kedatangan Cristiano Ronaldo

JUVENTUS adalah tempat baru berlabuhnya sang mega bintang sepak bola Cristiano Ronaldo. Cristiano Ronaldo akhirnya resmi hengkang dari Real Madrid. Dia dibeli Juventus dengan harga 100 juta euro atau sekira Rp 1,68 triliun

3 Alasan Liga Italia Tak Lagi Membosankan

PADA Piala Dunia 2018, Italia memang terpaksa absen. Kondisi persepakbolaan dalam negerinya dalam beberapa tahun belakangan  ini juga kurang bergairah.