78 Atlet dan Pelatih Dilantik Jadi PNS Kemenpora

Naif Al'as/KEMENPORA
MENTERI Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi menyerahkan Surat Pengukuhan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemenpora kepada peraih medali emas Asean Para Games (APG) 2014, Dwi Oktaviani di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu 7 Februari 2018. Selain Dwi, ada 77 atlet dan pelatih lainnya yang juga disumpah dan dilantik menjadi PNS.*

JAKARTA, (PR).- Sebanyak 78 atlet dan pelatih dari berbagai macam cabang olah raga dan daerah, Rabu 7 Februari 2018, diambil sumpahnya sekaligus dilantik secara resmi sebagai PNS Kemenpora. Mereka merupakan rekrutan khusus Kemenpora tahun lalu dan telah menjalani proses pengangkatan selama setahun belakangan. 

Di jajaran nama atlet tersebut ada nama pebalap nasional yang kemarin di Tour d' Indonesia membela tim nasional. Antara lain Projo Waseso, mantan pelari yang kini menjadi pelatih Nurul Imaniar, pesilat asal Jawa Barat Sofani Rakhmalianti, dan karateka Imam Tauhid Ragananda yang pada PON Jabar lalu diperebutkan kontingen Jabar dan Jatim. 

"Pengangkatan kali ini ada dua golongan, yakni PNS dan CPNS (calon pegawai negeri sipil). Untuk PNS mereka berlatar belakang atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga dan daerah. Mereka ini merupakan rekrutmen khusus tahun lalu dan telah menjalani prose PNS dalam penilaian selama setahun dengan menjadi CPNS. Sedangkan untuk golongan CPNS, berjumlah 27 orang yang tadi juga diserahkan SK (surat keputusannya) adalah jatah kuota Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara - Reformasi Biroktasi (KemenPAN-RB) yang berlatar belakang ilmu keolahragaan, kepelatihan, sport science, dan manajemen olahraga," ucap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Kemenpora usai pengangkatan.

Imam bersyukur karena dengan diangkatnya para atlet dan pelatih ini, Kementerian yang dipimpinnya punya tenaga baru yang akan menyemangati posisi aparatur negara yang harus peduli akan olahraga dan kepemudaan. Wajah baru ini diharapkan bisa menyumbangkan wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran  yang kreatif, inovatif dan sistemik untuk kepentingan organisasi.

Harus menempuh proses CPNS

Lalu, untuk 137 atlet juara Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games 2017  diangkat menjadi PNS, saat ini menurut Imam sedang dilakukan penyelesaian akhir untuk Surat Keputusan (SK) KemenPAN-RB dan Mei nanti akan diangkat sebagai CPNS. Para atlet tersebut, sebelum disumpah dan dilantik menjadi PNS tahun depan, ujarnya, harus terlebih dahulu menjalani proses CPNS.

Salah satu atlet, Projo mengatakan jika penempatannya nanti akan sesuai dengan daerah pengangkatan. Dia diangkat dari Kalimantan Timur, hingga nanti menurutnya kemungkinan akan ditempatkan di SKOI (Sekolah Khusus Olahragawan Internasional) di Samarinda. 

"Tapi tergantung dari Kemenpora penempatannya. Kalau TdI kemarin uangnya, untuk beli popok anak. Maka, untuk pengangkatan kali ini adalah untuk imunisasi anak saja," kata dia.

Selain atlet dan pelatih, kemarin, Menpora juga melantik dan mengambil sumpah para pejabat di lingkungan Kemenpora yakni Dokter Ahli Utama dr. Hariyono yang bertugas di Poliklinik PP-ITKON. Lalu, jabatan Direktur Politeknik Olahraga Indonesia dipegang oleh Dr. Andi Rahman, S.Pd., M.Si  menggantikan Dr. Sofwan, M.Pd. 

Kepala Divisi Keuangan dan Umum pada Lembaga Pengelolaan Dana dan Usaha Keolahragaan Pangestu Adi W, serta Kepala Divisi Pendanaan dan Pengembangan Usaha Olahraga pada Lembaga Pengelolaan Dana dan Usaha Keolahragaan Agus Antares Mauro juga dikukuhkan.***

Baca Juga