Demi Asian Games, Tandem Bulu Tangkis Praveen/Debby Dipecah

Praveen Jordan dan Debby Susanto/DOK PBSI

JAKARTA, (PR).- Guna mencapai target di Asian Games 2018, cabang bulutangkis langsung menyiapkan strategi. Yakni dengan melakukan perubahan komposisi pemain di ganda putra dan ganda campuran.

Di ganda putra, ada tiga pasangan yang dirombak dan di campuran ada satu pasangan yang dipecah. 

Tiga pasangan putra yang mengalami perubahan adalah Mohamad Ahsan/Rian Agung Saputro, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, dan Berry Angriawan/Hardianto. Mereka saat mengikuti Kejurnas PBSI di Bangka Belitung, dua pekan lalu sebenarnya juga sudah diubah. Ketika Kejurnas, Ahsan kembali dikawinkan dengan Hendra Setiawan, lalu Angga dengan Berry, dan Hardianto dengan Ricky. 

Performa pasangan gaek, Hendra/Ahsan yang masih bagus di ajang Kejurnas kemarin kembali membuat Pelatih Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi pun mengisyaratkan akan memanggil lagi Hendra untuk masuk pelatnas Cipayung.

Hal itu terkuak setelah salah satu pemain, yakni Ricky saat dihubungi wartawan, Rabu 6 Desember 2017 mengatakan, jika perubahan itu disebabkan kembalinya lagi Hendra. 

Kembalinya Hendra membuat pasangan ganda putra pun ganjil. Hingga Ricky pun mengaku ditawari untuk bermain rangkap di sektor ganda campuran juga. 

"Saya ditawari untuk bermain rangkap awalnya. Saya sih oke saja, tapi terakhir karena Ko' Hendra balik lagi, jadi pemain ganda pun ganjil. Makanya di putuskan saya pindah ke ganda campuran. Jadi di ganda putra balik lagi ke komposisi dulu, Hendra/Ahsan, Rian/Angga, Berry/Hardianto," ujarnya.

Herry sendiri mengatakan jika di ganda Ricky sudah tidak mungkin tetap disatukan dengan Angga. Menurutnya mereka sudah mentok dan harus dipisah. 

"Kita kan sudah coba setahun ini. Waktu Indonesia Open kemarin saya sudah bilang kalau tidak ada perubahan juga ya sudah. Tapi, kita harus kasih waktu kan. Hingga sampai akhir tahun ini di Hong Kong Open sudah selesai, menurut saya sudah tidak bisa dipertahanin," katanya. 

Dia menilai jika Ricky dan Angga sudah tidak sehati lagi. Sudah tidak ada kebersamaan yang terlihat diantara mereka. 

"Menurut saya "fight"-nya antara mereka berdua sudah tidak ada. Jadi ini benar-benar di luar ekspektasi saya ketika dulu menyatukan mereka," imbuh Herry menambahkan. 

Setelah Ricky pindah ke campuran, maka komposisi ganda putra yang akan dicoba kembali seperti dulu, dimana Angga dengan Rian dan Ahsan kembali dengan Hendra. Tapi itu pun, menurut Herry masih bisa berubah lagi. Melihat perkembangannya dulu di beberapa turnamen di awal tahun nanti. 

"Nanti bisa diputer-puter, kita coba dulu. Di Indonesia Master (23-28 Januari) nanti di Jakarta kita akan coba Angga dengan Ahsan dulu, dan Rian sama Hendra. Nanti kita lihat lagi di turnamen berikutnya di India Open (30 Januari-4 Februari), kita rubah lagi, Ahsan/Hendra dan Rian/Angga. Kita lihat nanti "chemistry" di dua turnamen itu bagaimana," tukasnya. 

Dipecah

Dengan masuknya Ricky ke ganda campuran, maka perubahan pun juga terjadi di sektor asuhan Richard Mainaky ini. Dimana Praveen Jordan dan Debby Susanto akhirnya dipecah. Pemecahan itu adalah demi untuk mencari pelapis mumpuni untuk pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Narsir. 

Meskipun secara rangking Praveen/Debby kini menepati posisi enam dunia, namun, Richard merasa masih hal itu belum aman bagi sektor campuran di Asian Games nanti. Pasalnya, performa Praveen/Debby belakangan ini inkonsisten. Terutama di dua turnamen terakhir yakni Tiongkok Open Super Series Premier dan Hong Kong Open, dimana mereka tersingkir di babak pertama. 

"Saya tetap akan melihat performa mereka (Praveen/Debby) di final super series nanti di Dubai sebagai patokannya. Tapi kan saya juga harus melakukan antisipasi untuk tahun depan, terlepas bagaimana hasil di final super series nanti. Perubahan ini juga untuk "shock therapy" Ucok (Praveen -Red.) agar tidak merasa di zona nyaman terus," kata Richard. 

Sebagai langkah antisipasi guna mencari pasangan pelapis baru, dia pun mencoba menjajal Praveen dengan Melati Daeva Oktavianti dan Debby akan berpasangan dengan Ricky. Dua pasangan baru ini nantinya akan dicoba dalam tiga turnamen di awal tahun yakni Malaysia Master (23-28 Januari), Indonesia Master, dan India Open. 

Menurut Richard, Ricky sendiri sudah diincarnya cukup lama. Di level nasional, Ricky pernah dilihatnya bermain di sektor campuran bersama Richi Puspita Dili di Pekan Olah Raga Nasional (PON) Riau dan ketika itu bisa mengalahkan Tontowi yang berpasangan dengan Debby di final. 

"Saya sudah incar dia (Ricky) sejak dia main di PON. Permainan bola-bolanya yang panjang sangat bagus jika dimainkan di mix," imbuhnya. 

Kendati perubahan itu sudah diusulkan oleh para pelatih kedua sektor tersebut kepada Kabid. Binpres PP PBSI Susy Susanti, namun dia mengaku belum bisa membocorkan kepastian tersebut. Menurutnya pihaknya akan mengumumkan perubahan nama tersebut setelah promosi-degradasi pada Januari tahun depan. 

"Memang sudah ada pengajuan untuk melakukan perubahan komposisi di beberapa pasangan di kedua sektor tersebut. Namanya sudah masuk ke saya, tapi itu masih pembicaraan, belum pasti kok. Nanti kepastiannya akan diumumkan pada saat promosi-degradasi awal tahun depan," ungkapnya.***

Baca Juga

ISSI Dapat Dukungan Dana Segar untuk Pelatnas Asian Games

JAKARTA, (PR).- Menghadapi Asian Games 2018, PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) mendapatkan dukungan dana segar dari produsen sepeda gunung, Pasific Bike khusus untuk pengelolaan Pelatnas disiplin cabor MTB (sepeda gunung) nomor cross

Test Event Sepak Bola Asian Games 2018 Diikuti 8 Negara

JAKARTA, (PR).- Test event Asian Games 2018 cabang sepak bola akhirnya diputuskan hanya akan mengundang tujuh negara peserta. Jumlah undangan berkurang dari rencana awal sesuai usulan pemerintah, mengingat keterbatasan anggaran.