Test Event Sepak Bola Asian Games 2018 Diikuti 8 Negara

Ilustrasi/DWI SETYADI/PR

JAKARTA, (PR).- Test event Asian Games 2018 cabang sepak bola akhirnya diputuskan hanya akan mengundang tujuh negara peserta. Jumlah undangan berkurang dari rencana awal sesuai usulan pemerintah, mengingat keterbatasan anggaran.

Ketujuh negara undangan tersebut yakni, Korea Selatan, Tiongkok, Malaysia, Singapura, Qatar, Vietnam, dan Arab Saudi. Pemilihan negara-negara tersebut pun menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria kepada wartawan, Jumat, 17 November 2017, juga merupakan usulan pemerintah kepada PSSI langsung.

"Jadi total ada 8 negara, termasuk Indonesia yang akan ikut serta dalam test event sepak bola yang akan digelar pada test event resmi Asian Games, 10-18 Februari mendatang," ujarnya. 

Sebelumnya penyelenggaraan test event ini sebelumnya sempat diusulkan akan diikuti oleh sembilan negara. Tapi mengingat keterbatasan anggaran, maka Inasgoc mengusulkan untuk mengurangi negara peserta test event pada Juli lalu. Setidaknya bukan sepak bola saja yang mengalami mengurangan, tapi bola voli dan basket pun juga.

Sementara untuk negara-negara peserta test event, Inasgoc memastikan pilihan itu ada di PSSI sebagai federasi. Pihaknya memberikan kebebasan PSSI untuk menentukan pilihannya yang dinilai pas.

Test event ini sendiri akan menggunakan lima stadion yang berada di Jawa Barat, khusus untuk sepak bola putra. Jumlah stadion ini bertambah dari sebelumnya yang rencananya akan menggunakan empat stadion.

Terakhir, Stadion Si Jalak Harupat di Kab. Bandung juga masuk dalam daftar stadion test event. Sedangkan empat stadion yang sudah masuk dalam perencanaan yakni, Stadion Patriot (Kota Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Kabupaten Bekasi), Stadion Pakansari (Kabupaten Bogor), dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Kota Bandung). 

Pemilihan kelima stadion ini sendiri mempertimbangkan kemudahan akses dan fasilitas stadion yang memadai hingga tidak memerlukan renovasi lagi. Mengingat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), untuk Asian Games 2018 mendatang tidak akan dipergunakan untuk pertandingan sepak bola.

Sepak bola ini sendiri masuk dalam 10 cabang yang wajib untuk menyelenggaraan test event, bukan hanya dari sisi pertandingan saja. Namun menurut Tisha, juga untuk mengetes kesiapan Panpel dan peralatan pendukung lainnya, sekaligus tes doping.

Adapun dalam test event, setidaknya ada 200 sampel dari para atlet yang akan diuji.

Untuk test event wajib, pemerintah akan menyediakan anggaran sekitar Rp 300 miliar hingga Rp 400 miliar. Hingga jika dibagi untuk 10 cabang wajib, maka satu cabor menerima sekitar Rp 30-40 miliar. Dana tersebut diambil dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Kemenpora tahun 2018.***

Baca Juga

AFC Restui Tsunami Cup 2017

JAKARTA, (PR).- Federasi Sepak Bola Asia (AFC) merestui gelaran Tsunami Cup 2017 yang akan digulirkan PSSI pada 2-6 Desember mendatang di Stadion Harapan Bangsa, Aceh.

Timnas Pelajar U-15 Seleksi 70 Talenta Muda

BANDUNG, (PR),- Sebanyak 70 pelajar dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti seleksi tim nasional (timnas) pelajar U-15 di stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung, Jumat, 24 November 2017.