Pemerintah Tunggu Jawaban PSSI Terkait Surat Teguran

PSSI/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Pemerintah masih menunggu respon PSSI terkait surat teguran yang dilayangkan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) kepada pihak federasi. Surat tersebut terkait penyelenggaraan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Surat bernomor 1.9.1/Menpora/XI/2017 tertanggal 9 November 2017 meminta agar PSSI bisa memberikan klarifikasi dan laporan terhadap penyelenggaraan kompetisi saat ini.
 
Alasan utama Menpora Imam Nahrawi sendiri menerbitkan 'surat cinta' tersebut karena masalah inkonsistensi aturan dan banyak kejadian yang dinilai negatif. Pihaknya tidak ingin tanggapan negatif tersebut berpotensi menjadi preseden buruk untuk kualitas kompetisi kedepannya.

"Sejauh ini surat saya belum dibalas oleh PSSI. Saya akan menunggu itu, mengingat ini liga profesional. Karena belum ada laporan dari PSSI, maka kami tentu belum bisa memberikan penilaian akan kinerja kompetisi Liga 1. Tapi, yang pasti tentu kami sendiri punya catatan-catatan terkait perjalanan liga," ucap Imam saat pelantikan Eselon I dan II pejabat Kemenpora, di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa, 14 November 2017.

Catatan-catatan yang dimiliki oleh pemerintah, menurut dia, baik yang dilihatnya secara langsung maupun lewat aspirasi yang berkembang. Selain itu, juga ada masukan dari para pemilik klub kepada pemerintah.

"Tentu ada beberapa pertanyaan yang sempat dijawab PSSI. Tapi kami ingin laporan lengkapnya. Mungkin mereka masih sibuk menyiapkan final Liga 1 dan putaran akhir Liga 1, ya jadi kita tunggu saja surat itu dijawab secepatnya. Yang pasti, pemerintah memiliki kewajiban untuk melakukan evaluasi olahraga nasional," tuturnya.

Sebelum suratnya dibalas oleh PSSI, Imam mengatakan tidak mau berkomentar lebih jauh tentang satu tahun kepemimpinan Edy Rahmayadi di PSSI. Untuknya yang terpenting surat dari pihaknya dibalas terlebih dahulu oleh federasi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria belum bisa menjelaskan kapan PSSI akan menjawab surat Menpora tersebut. Dia hanya mengatakan jika PSSI akan menelaah terlebih dahulu isi surat Menpora itu.

"Kami akan telaah dulu. Belum tahu kapan akan dibalas, yang pasti akan menunggu semua kompetisi selesai dahulu," tuturnya.

Hingga berita ini diturukan, PSSI mengatakan pihaknya belum sampai pada kesimpulan evaluasi kompetisi secara umum di Liga 1 maupun Liga 2, mengingat saat ini Liga 2 masih bergulir. Tapi, PSSI memastikan jika pihaknya sangat memahami kesulitan menggerakan kembali sepak bola Indonesia setelah sempat terpuruk dalam dua tahun terakhir.

"Tentu tidak mudah ini untuk dijalankan. Tapi, kami mengapresiasi setinggi-tingginya untuk semua, mulai dari pengelola Liga dan klub-klub," ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.***

Baca Juga

Regulasi Kompetisi Liga 1 Berpotensi Salah Tafsir

JAKARTA, (PR).- Guna meminimalisir salah tafsir kembali terhadap regulasi kompetisi, khususnya di Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan meminta penjelasan resmi kepada PSSI.

Nasib Persib di Liga 1 Ditentukan Rabu Ini

JAKARTA, (PR).- Nasib Persib Bandung dalam kompetisi Liga 1 akan ditentukan Rabu 8 November 2017. Komisi Disiplin PSSI akan memajukan agenda sidang mengingat kondisi yang dinilai mendesak. 

Manajemen Madura United Akhirnya Minta Maaf

JAKARTA, (PR).- Manajer Madura United, Haruna Soemitro akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Hal ini terkait ia sempat memberikan pernyataan kontroversial bahwa laga Madura United (MU) vs Bhayangkara FC terkotor di Liga 1.