Manchester City Musim Ini Lebih Menjanjikan

Pep Guardiola dan Kevin de Bruyne/REUTERS

BERADA di Grup F dalam babak penyisihan, langkah Manchester City dalam Liga Champhions Eropa musim 2017-2018 sepertinya akan lebih ringan ketimbang musim lalu. 

Kali ini, Manchester City memang hanya tergabung bersama sejumlah tim yang bukan langganan juara seperti Shaktar Donetsk, Napoli, dan Feyenoord. 

Kondisi itu memang jauh berbeda dengan musim 2016-2017 ketika Manchester City harus bersaing dengan salah satu tim besar Spanyol, Barcelona di Grup C. Berutung, Manchester City saat itu akhirnya lolos ke fase gugur setelah menjadi runner up Grup.

Meski demikian, musim lalu, perjalan Manchester City di fase grup juga tak mudah. Meski mampu membuka dengan kemenangan telak 4-0 atas Borussia Monchengladbach, tim asuhan Pep Guardiola itu harus puas dengan hasil imbang 3-3 ketika bertandang ke markas wakil Skotlandia, Glasgow Celtic di laga kedua.

Laga ketiga menjadi titik terburuk penampilan The Citizen musim lalu saat mereka takluk 0-4 dari Barcelona di Nou Camp. Namun, kekalahan itu terbalaskan di Manchester tiga pekan kemudian saat dua gol Ilkay Gundogan serta satu gol Kevin De Bruyne hanya mampu dibalas satu gol Lionel Messi.

Lolos dengan susah payah dari fase grup, musim lalu perjalanan Manchester City di Liga Champhions pun berakhir tragis. Alih-alih memperbaiki rekor terbaik musim 2015-2016 saat mereka untuk pertama kalinya mencapai semifinal, Sergio Aguero dkk. justru langsung tumbang di babak 16 Besar.

Ketika itu, langkah mereka dihentikan wakil Perancis, AS Monaco. Kemenangan meyakinkan 5-3 pada leg pertama di Manchester, 21 Februari 2017 akhirnya tak berarti ketika Manchester City harus takluk 1-3 di Syade Louis II, 15 Maret 2017.

Performa musim ini

Hasil menyakitkan musim lalu sepertinya sudah menjadi lembaran lama yang mereka lupakan. Kini mereka kembali memulai langkah di Liga Champions 2017-2018 dengan cukup meyakinkan dengan kemenangan di dua laga awal.

Bertandang ke Markas wakil Belanda, Feyenoord, di Rotterdam, 14 September 2017 lalu, pasukan Pep Guardiola tak hanya mencuri satu poin. Mereka justru meraih tiga poin dengan membungkam publik Rotterdam dengan empat gol tanpa balas ke gawang Feyenoord.

Gol cepat John Stones menit ke-2 menjadi petaka bagi tuan rumah karena delapan menit kemudian giliran Aguero menambah keunggulan The Citizen. Tertinggal dua gol, Feyenoord pun sulit untuk bangkit. Bahkan justru semakin terpuruk ketika Gabriel Jesus membawa The Citizen semakin menjauh 3-0 pada menit ke-25.

Keunggulan tiga gol membuat The Citizen bermain semakin percaya diri di babak kedua. Meski Feyenoord sempat bangkit dan berupaya menipiskan selisih, The Citizen justru semakin menjadi ketika Stones mencetak gol keduanya pada menit ke-63 yang menyegel kemenangan city 4-0.

Kemenangan itu membuat The Citizen semakin percaya diri, terlebih saat menjamu Shaktar Donetsk di Manchester sepekan kemudian. Namun, kemenangan 2-1 dari Napoli di Stadion OSK Metalist, Kharkiv ternyata juga memicu motivasi Shaktar untuk tampil penuh daya juang untuk menyulitkan The Citizen.

Hal itu terbukti dengan sulitnya anak asuh Pep Guardiola untuk menjebol gawang tim asal Ukraina itu di babak pertama. Beruntung de Bruyne akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat golnya di menit tambahan babak pertama.

Kondisi serupa juga terjadi pada babak kedua, The Citizen tak mampu mencetak gol di waktu normal. Termasuk Aguero yang sebenarnya mendapat peluang lewat titik putih, namun tendangan penaltinya pada menit ke-72 itu gagal berbuah gol. 

Penampilan Jesus yang tak begitu meyakinkan sepanjang babak pertama, akhirya membuat Pep memutuskan untuk menggantinya dengan Raheem Sterling menit ke-55. Pergantian itu ternyata menjadi sangat penting karena Sterling mampu menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit akhir.

Dengan dua kemenangan, mereka kini memuncaki klasemen sementara Grup F dengan 6 poin. Shaktar dan Napoli berada di urutan kedua dan ketiga dengan 3 poin, sedangkan Feyenoord menjadi juru kunci akibat dua kekalahan dari The Citizen dan Napoli.

Pada laga ketiga, 18 Oktober 2017 nanti, The Citizen akan menjamu Napoli sedangkan Feyenoord berpeluang memetik poin pertamanya saat menjamu Shaktar. Jika The Citizen dan Feyenoord sama-sama memetik kemenangan, mereka tinggal selangkah lagi menuju fase gugur.***
 

Baca Juga

Real Madrid Bertemu PSG, Unai Emery: Mengalahkan Tim-tim Terbaik

SWISS, (PR).- Dua tim raksasa Liga Spanyol Real Madrid dan Barcelona harus menghadapi jalan terjal pada babak 16 Besar Liga Champions 2017-2018 seusai UEFA melakukan undian yang dilangsungkan di Nyon, Swiss, Senin 11 Desember 2017.