Timnas Indonesia Hanya Gelar Satu Uji Coba Internasional

Timnas Indonesia/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Tim Nasional (Timnas) Indonesia sudah pasti hanya akan menggelar satu laga uji coba Internasional di Oktober nanti. Pasalnya, hingga akhir September ini, PSSI mengaku memang baru mendapatkan satu lawan uji coba untuk Timnas senior di laga persahabatan FIFA macth day 4 Oktober mendatang.

Hal itu diungkapkan  Direktur Media dan Promosi Digital PSSI Gatot Widakdo saat dihubungi "PR", Sabtu, 30 September 2017. Sampai saat ini, dia menuturkan, baru Kamboja yang mengkonfirmasi dan bersedia bermain di Indonesia.

Sedangkan untuk laga uji coba internasional 8 Oktober mendatang, timnas senior akhirnya tidak ada pertandingan. Dalam jadwal yang dirilis PSSI, pada tanggal tersebut, uji coba internasional hanya akan berlangsung antara Timnas U-16 melawan Malaysia U-16 pada 15.30 WIB dan Timnas U-19 kontra Thailand U-19 malamnya.

Timnas senior hanya bermain pada 4 Oktober 2017 pada pukul 21.00 WIB lawan Kamboja, sebelumnya, sorenya Timnas U-19 yang bertemu Kamboja U-19.
 
"Sebenarnya kami banyak mendapatkan tawaran uji coba dari negara-negara terdekat seperti Malaysia, Thailand, dan bahkan India. Tapi tawarannya untuk mengundang, alias bermain di sana. Sementara kami inginnya mereka yang datang dan main di Indonesia," ucapnya.

Sulit atau tidak mendapatkan lawan uji coba, menurut Gatot, tergantung karena beberapa timnas yang menggunakan agen, namun ada juga yang langsung bersurat ke federasinya.

"Kami coba segala cara yang pasti. Seperti kemarin, yang Mauritania kan agennya yang batalin. Sebenarnya kita juga mengarrange untuk Selandia Baru. Kami sudah kirim surat kepada federasinya langsung, tapi belum ada jawaban saja," ujarnya.

Kurang bisa mengatur uji coba

Ada tanggapan yang menilai jika PSSI kurang bagus mengatur uji coba Timnas tahun ini. Karena lawan yang didapatkan Indonesia rangkingnya dinilai tidak terlalu jauh selisihnya.

Sementara tujuan untuk menggelar uji coba internasional sebenarnya justru adalah untuk mendapatkan poin guna menaikan rangking dunia. Mengomentari hal tersebut, PSSI menampiknya.
 
Menurut Gatot, pihaknya juga sama menginginkan adanya lawan uji coba yang levelnya satu tingkat di atas timnas, guna bisa mendapatkan poin besar. Tapi, doa menjelaskan, hal itu juga tidak semudah berbicara. Karena setiap timnas level top dunia sejak awal sudah memiliki agenda uji coba dalam satu tahun kedepan sejak awal.

"Ya enggak mungkin kita hanya mau cari lawan yang seimbang. Karena pasti rugi juga untuk kami jika cari lawan yang dibawah. Tapi mau tidak mau pemain kita butuh uji coba juga. Ya jadinya cari pertandingan juga. Tapi, kami sudah mentargetkan sejak awal untuk bisa mendapatkan salah satu dari tim lima besar dunia," katanya.***

Baca Juga