Perebutkan Piala Ibu Negara, Kemenpora Gelar Lomba Poco-poco

Logo Kemenpora.jpg
Kemenpora/PR

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, bekerja sama dengan Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) akan menggelar lomba senam Poco Poco Nusantara ke-6 tahun 2017. Lomba ini akan memperebutkan Piala Ibu Negara dan Piala Menpora.

Lomba Senam Poco-Poco Nusantara Tingkat Nasional ini akan digelar di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta pada 23 September 2017 mendatang. Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora, Shobibah Rohmah dalam jumpa pers di Kemenpora, Rabu 19 September 2017 mengatakan bahwa pihaknya ingin ikut dan mendukung program Kemenpora yang bersifat kebugaran. Khususnya untuk mensosialisasikan pentingnya berolahraga bagi kaum ibu-ibu.

"Karena yang menggerakkan dalam keluarga adalah istri atau ibu-ibu, untuk itu kita ikut mensosialisasikan melalui senam poco-poco ini. Selain itu FOKBI juga mengangkat kesenian dan budaya olahraga melalui senam yang menyenangkan," ucapnya.

Mengapa poco poco? Karena program ini juga bagian dari pelestarian olahraga dan budaya nasional. Mengingat keprihatinan pihaknya akan banyaknya senam import yang masuk dan berkembang di Indonesia.

"Ini juga merupakan upaya kita untuk membentengi karena Bangsa Indonesia sendiri memiliki olahraga senam yang menarik untuk dikenalkan kepada masyarakat. Kami bersyukur program ini didukung penuh oleh Ibu Negara dan beliau juga berharap senam ini bisa memecahkan Guines Book of Record atau rekor dunia," lanjutnya.

Poco-poco lintas kalangan

Lomba ini ditargetkan bisa menjaring lebih dari 2000-3000 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia. Mereka merupakan wakil-wakil dari Instansi Pusat dan Daerah, seperti dari Kementerian, BUMN, TNI-POLRI, Dispora se-Indonesia, FORMI Tingkat Provinsi dan Daerah, dan Induk-induk Organisasi. Juga kalangan pelajar dan masyarakat umum pencinta senam Poco-Poco Nusantara. Nantinya, ada 8 kategori yang dilombakan. Terdiri dari 2 untuk Senam Poco-Poco Nusantara Kreasi dan 4 untuk Senam Poco-Poco Marathon.

"Senam Poco-poco Kreasi dibagi menjadi 2 kelompok yakni profesional dan umum yang memperebutkan Piala Ibu Negara. Sedangkan Senam Poco-Poco Marathon akan memperebutkan Piala Menpora, masing-masing ada hadiah piala dan uang pembinaan, untuk juara I Piala Ibu Negara akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 50 juta," ucap Ketua Pelaksana Lomba Senam Poco Poco Nusantara Darminto serta Kreator dan Dewan Juri Lily Greta Karmel.

Sejak ini, katanya, sudah terdaftar sekitar 120 kelompok dari seluruh Indonesia yang siap bersaing di kategori Senam Poco-poco Nusantara Marathon. Sedangkan untuk Senam Poco-poco Nusantara Kreasi telah terdaftar 30 kelompok. Jumlah itu diluar pendaftar perorangan.

Even ini disambut baik Deputi Bidang Pembudayaan Kemenpora Raden Isnanta karena menggerakkan olahraga masyarakat yang mengedepankan olahraga budaya asli nusantara melalui Senam Poco-Poco Nusantara. Dia berharap senam ini bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Semoga dengan ini poco-poco dapat menjadi kebanggaan hingga untuk go internasional seperti Zumba, Gangnam Style dan lain sebagainya bisa sangat terbuka. Pemerintah akan terus mendukung Senam Poco-Poco Nusantara ini di tahun depan akan diperkuat baik di sisi teknis dan pendanaannya," tambahnya.***

Baca Juga

Kemenpora Rumuskan Petunjuk Teknis Cabor Asian Games 2018

JAKARTA, (PR).- Menindaklanjuti Peraturan Presiden No.95 Tahun 2017 tentang peningkatan prestasi olah raga nasional, Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) akan membuat turunan peraturan sebagai petunjuk teknis pelaksanaan untuk caba

Mengejutkan, Andalan Indonesia Langsung Tersingkir

HONG KONG, (PR).- Andalan Indonesia di ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto harus angkat koper lebih awal setelah tersingkir di babak pertama Hong Kong Open Super Series 2017.

Manajemen Madura United Akhirnya Minta Maaf

JAKARTA, (PR).- Manajer Madura United, Haruna Soemitro akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Hal ini terkait ia sempat memberikan pernyataan kontroversial bahwa laga Madura United (MU) vs Bhayangkara FC terkotor di Liga 1.