Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2017 Tiba di Kuala Lumpur

Kontingen Indonesia/DOK Kontingen APG Indonesia 2017
Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2017 tiba di KUala Lumpur, Malaysia, Rabu, 13 September 2017.*

KUALA LUMPUR, (PR).- Kontingen Indonesia yang akan berjuang di pentas ASEAN Para Games 2017 Malaysia tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Mereka tiba pada Rabu, 3 September 2017, pukul 18.30 waktu setempat, setelah menempuh perjalanan udara selama dua setengah jam dari bandara Adi Soemarmo, Solo. 

"Siapa kita? Indonesia...! Siapa kita? Indonesia! Emas, emas, emas, Jaya!" pekikan itu didengungkan para atlet disabilitas Indonesia saat mendarat di Kuala Lumpur International Airport, Malaysia, Rabu, 13 September 2017, seperti dilansir dalam siaran pers yang diterima "PR".

Semangat para atlet yang akan berlaga di ASEAN Paragames 2017 di Kuala Lumpur 17-23 September, memang luar biasa. Dengan segala keterbatasan fisik pantang mereka menyerah. Sebaliknya justru berapi-api untuk menjadi yang terbaik untuk Indonesia.

Aura optimisme para atlet untuk mampu meraih  prestasi tertinggi membela Merah Putih terpancar dari rombongan yang dikomandani oleh dr. Bayu Rahardian itu. Setidaknya rombongan besar sebanyak 196 atlet yang akan tampil di 11 cabang olahraga siap menghadapi lawan-lawannya.

"Sebelumnya kami berterima kasih kepada Masoc atas penerimaan kontingen Indonesia hari ini. Semangat besar yang kita miliki akan memberikan  yang terbaik bagi bangsa kami," tutur CdM ASEAN Para Games Indonesia dr. Bayu Rahardian.

Dirinya juga mengatakan bahwa NPC Indonesia telah mempersiapkan para atletnya untuk ajang ini sejak bulan Maret lalu dengan pemusatan latihan di Solo, sehingga 11 cabor yang diikuti dari 16 yang dipertandingkan mampu meraih banyak medali.

"Kami menargetkan 107 medali emas dari 11 cabor yang kami ikuti, di mana pundi-pundi emas itu berasal dari nomor-nomor  andalan kami seperti dari cabang atletik, renang, catur, badminton, tenis meja dan beberapa lainnya. Untuk atletik, terutama dinomor lari 100, 200 dan 400m putra dan putri terutama tuna daksa," ujar Bayu.

Ketika ditanya mengenai kesiapan para atlet, Bayu mengatakan jika pasukannya sangat siap untuk bertanding. "Tim sudah siap dan sangat bersemangat, apalagi setelah diberikan motivasi oleh Pak Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pada pelepasan kemarin. Insya Allah bisa menjadi juara umum pada kali ini," katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora itu menuturkan jika ajang ASEAN Para Games ini dimanfaatkan untuk menyiapkan atlet menuju Asian Para Games 2018 yang digelar di Indonesia. "Skuat yang ada saat ini sebagian merupakan tim inti Asian Para Games, hanya saja ada beberapa nomor yang perlu dipertajam lagi," ucapnya.***
 

Baca Juga

Menpora Tutup Final Liga Santri Nusantara

BANDUNG, (PR).- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menutup perhelatan final sepak bola Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu, 29 Oktober 2017 malam.

Barcelona Superior, Juventus Kesulitan

BARCELONA menjamu wakil Yunani Olympiakos pada laga lanjutan penyisihan Grup D Liga Champions di Stadion Camp Nou Kamis 19 Oktober 2017 WIB.