Antisipasi Timor Leste, Timnas Harus Main Bola Cepat

Timor Leste vs Indonesia Sepakbola SEA Games 2017/DWI SETYADI/PR

KUALA LUMPUR, (PR).- Tim Nasional (Timnas) U-22 mengantisipasi munculnya permainan sepak bola negatif dari calon lawannya, Timor Leste pada lanjutan babak penyisihan Grup B SEA Games 2017, Minggu, 20 Agustus 2017. Permainan semacam itu yang diterapkan oleh Timor pada saat melawan Thailand kemarin.

Hal itu diungkapkan Asisten Pelatih Timnas U-22 Bima Sakti usai latihan, Sabtu, 19 Agustus 2017. Permainan sepak bola negatif sendiri adalah mengepul seluruh pemain belakang di barisan pertahanan. Dengan menumpuk seluruh bek, Timor berhasil membuat permainan Thailand tumpul hingga tidak kebobolan banyak. 

"Dalam sesi video, kami berikan gambaran bagaimana permainan dari calon lawan Timor Leste saat bertahan dan menyerang saat bisa menahan Thailand hingga tidak kebobolan banyak. Mereka memiliki kekompakan dan kerja sama yang bagus di lini bertahan. Itu menjadi langkah untuk mengantisipasi permainan yang sama jika mereka (Timor) kembali menerapkannya,"  katanya. 

Antisipasi yang harus dilakukan Indonesia, menurut Bima, adalah bermain dengan bola-bola cepat. Permainan itu diharapkan bisa membongkar pertahanan ketat Timor. 

"Kami berharap pemain bisa cepat membongkar pertahanan lawan. Karena Timor menggunakan formasi 4-1-4-1, jadi anak-anak harus bisa cepat menerapkan sirkulasi bola dan masuk ke area belakang Timor Leste," ujarnya. 

Meskipun fokus untuk membongkar pertahanan  lawan, namun Bima mengaku timnya juga diminta bisa membaca serangan dari sayap yang biasa di lakukan Timor. Serangan sayap calon lawannya itu dinilai cukup berbahaya karena dapat berbuah umpan silang yang bisa mengancam gawang Indonesia. 

"Bukan hanya berkonsentrasi di serangan, di bertahan pun pemain yang diminta untuk mengawal pemain lawan tentu harus lebih disiplin agar tidak kebobolan. Jangan sampai kelengahan kita membuahkan kesempatan umpan silang bagi mereka. Kalau sampai itu terjadi akan cukup berbahaya untuk kita," imbuhnya menambahkan. 

Klasemen

Meskipun sudah mencatatkan dua hasil lumayan di penyisihan Grup, namun Bima mengatakan bahwa pemainnya harus selalu ingat pesan dari Pelatih Timnas U-22 Luis Milla untuk tidak cepat puas. Termasuk saat melawan Timor Leste nanti, Timnas diminta jangan jemawa. Kendati di atas kertas, Timnas lebih diunggulkan. 

"Semua pertandingan penting. Pemain harus respek dan tidak memandang remeh siapapun lawannya. Termasuk dengan Timor Leste. Kendati mereka menempati dasar klasemen, tapi mereka kemarin bisa menahan Thailand dan hanya kalah tipis. Artinya, kita pun harus kerja keras untuk menghadapi mereka. Itu pesan dari coach Milla kepada para pemain," tuturnya. 

Saat ini, Timnas berada di posisi kedua klasemen Grup B dibawah Vietnam. Dengan nilai 4 hasil satu kali kemenangan dan satu kali hasil seri. Nilai yang sama dicatatkan oleh Thailand, namun mereka masih kalah selisih gol dari Evan Dimas dkk. ***

Baca Juga

Timnas vs Mauritania Batal, Siapa Lawan Penggantinya?

JAKARTA, (PR).- Mauritania dipastikan batal menjadi lawan uji tanding internasional Timnas Indonesia senior pada 4 Oktober 2017 mendatang. Kamboja menjadi kandidat terkuat untuk pengganti Mauritania.