Enam Wasit Asing Siap Diturunkan di Putaran Kedua Liga 1

Ilustrasi/REUTERS

JAKARTA, (PR).- Enam wasit asing sudah siap untuk bertugas di putaran dua kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1. Mereka akan bertugas selama satu periode, 2-15 Agustus mendatang.

Ke enam wasit asing tersebut terdiri dari dua wasit FIFA dan empat asisten wasit. Tiga dari Australia dan tiga dari Kirgistan. Mereka diproyeksikan tiba pada 2 Agustus mendatang. 

"PSSI telah menetapkan periode penggunaan wasit asing. Cut of dalam dua pekan lalu bergantian. Ada enam wasit yang akan bertugas dalam periode pertama ini. Mereka akan diturunkan dalam dua set. Satu set sendiri terdiri dari wasit tengah dan dua asisten wasit," ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha di Kantor PSSI, Gd. Rubina, Kuningan, Jakarta, Kamis, 27 Juli 2017.

Wasit ini akan bertugas dua hingga tiga pertandingan tiap periodenya. Namun di pertandingan mana mereka akan diturunkan, masih dalam diskusi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). 

"Wasit asing akan memimpin dua pertandingan saja dalam satu periode, tapi, kalau pertandingan padat bisa tiga kali memimpin pertandingan. Misalnya, kalau setiap hari ada pertandingan, maka kemungkinannya ada dua pertandingan dalam satu pekan. Match-nya mana saja. Nanti akan dipilih, tapi saat ini masih kita diskusikan. LIB sudah mengatakan tidak akan mereview wasit hingga H-1 laga," ucapnya.

Sayangnya, Tisha belum bisa merilis nama wasit tersebut. Namun nama-nama mereka ujarnya sudah berada di imigrasi untuk diurus perizinannya selama berkerja di Indonesia. 

Masuknya asisten wasit asing sebenarnya jadi pertanyaan, mengingat sebenarnya kemarin fokus PT LIB hanya sebatas wasit tengah saja. Namun, menurut Tisha, hal itu dikarenakan pihaknya tidak mau tanggung-tanggung dalam membangun perkembangan wasit. Mengingat ini termasuk percepatan program dari PSSI untuk mengurus soal wasit.

"Karena nantinya wasit asing bukan hanya jadi pengadil di lapangan, tapi juga akan menjadi role model. Jadi nanti di jeda waktu pertandingan, wasit asing bisa sharing pengalamannya menangani kasus per kasus dalam pertandingan. Karena ini berhubungan dengan Kultur. Bagaimana menangani permasalahan dalam pertandingan dilihat dari aspke sosial kultural dalam laga sepakbola," tuturnya.

Periode pertama ini nanti keenam wasit akan jadi role model pertama. Dalam setiap satu set yang diturunkan, dia menjelaskan, nantinya wasit cadangannya yang dari lokal. Adapun program wasit asing tersebut akan dicoba selama tiga periode atau enam pekan terlebih dahulu sebelum kemudian dievaluasi kembali.

Di setiap periodenya akan ada pergantian wasit asing. Mereka yang sudah bertugas akan kembali kenegaranya dan digantikan oleh wasit asing yang baru.***

Baca Juga

Tenis Sumbang Satu Emas dan Perak

KUALA LUMPUR, (PR).- Cabang tenis menyumbangkan tambahan satu medali emas dan satu medali perak untuk Indonesia pada SEA Games 2017.

Indonesia Berpeluang Raih Dua Gelar Juara Dunia

GLASGOW, (PR).- Indonesia berpeluang untuk merebut dua gelar juara dunia setelah sukses menempatkan dua wakil di sektor ganda campuran dan ganda putra pada final Kejuaraan Dunia BWF 2017 yang berlangsung di Glasgow, Skotlandia.