Mohamed Salah akan Menjadi Pembelian yang Tepat untuk Liverpool

Mohamed Salah/REUTERS
PEMAIN AS Roma Mohamed Salah berebut bola dengan pemain Juventus Kwadwo Asamoah dalam pertandingan di Olympic Stadium, Roma, 14 Mei 2017.*

LIVERPOOL selangkah lagi merampungkan transfer Mohamed Salah dari AS Roma. Salah mungkin menjadi pemain Liverpool jika bukan Jose Mourinho bisa meyakinkannya untuk pindah ke Chelsea. Pemain muda dengan prospek bagus yang tengah memperkuat Basel didatangkan ke Stamford Bridge pada Januari 2014.

“Liverpool menginginkan saya selama beberapa bulan,” kata Salah pada Sky Sport. 

“Mereka telah melakukan negosiasi pada bulan Oktober 2013, namun negosiasi membutuhkan waktu lama, karena Basel menolak tawaran Liverpool. Saya menunggu Liverpool karena saya sangat menyukai mereka, saya sangat ingin bergabung bersama mereka. Tapi kemudian saya menerima telepon dari Mourinho dan itu mengubah segalanya,” ujarnya.

Selama dua setengah musim terakhir, Liverpool telah menyaksikan Salah berkembang. Pemain sayap tersebut mungkin telah gagal meyakinkan Mourinho bahwa dia layak mendapatkan tempat regular di Chelsea, membuatnya hanya mendapatkan 13 kesempatan bermain berseragam Chelsea. Namun permainannya kembali baik ketika dipinjam kan Chelsea ke Fiorentina pada musim 2014/2015.

Pengganti yang sepadan

Bermain sebanyak 16 kali dan mencetak 6 gol ketika berseragam Fiorentina. Setelah kehilangan Juan Cuadrado yang pindah ke Chelsea salah menjadi pengganti yang sepadan dengan pemain Columbia tersebut.

“Mungkin kita mendapat kesepakatan yang lebih baik,” kata manajer Vicenzo Montella. “Kami tahu karakteristik Salah tapi tidak mengharapkan dia memiliki dampak langsung seperti itu di sepakbola Italia. Mungkin hanya Leo Messi yang lebih cepat dari dia dengan bola di kakinya," kata dia dilansir dari laman Sky Sport.

Itu pujian yang tinggi tapi Montella bukan satu-satunya pengagumnya. Setelah dia membantu Fiorentina ke babak semifinal Liga Eropa.

Musim berikutnya Salah bermain untuk runner-up Liga Italia AS Roma setelah mengajukan tawaran peminjaman kepada Chelsea. Bersama Roma dia menjadi pencetak gol terbanyak klub dengan mengoleksi 14 gol Liga Italia, yang membuat Il Giallorossi mempermanenkan Salah pada Agustus tahun lalu.

Salah dinilai semakin menakutkan ketika dia ditempatkan berdampingan di lini serang AS Roma bersama Edin Dzeko. “Saat Momo ada di sana, lebih mudah bermain karena saya tahu dai adalah orang yang selalu berlari mencari ruang, dan saya selalu punya pilihan untuk bermain dengannya di lapangan,” kata manatan penyerang Manchester City itu.

Liverpool tidak memiliki kecepatan dan pergerakan seperti itu musim lalu. Hanya Sadio Mane pemain di skuad Jurgen Klopp yang memiliki kecepatan setelah dia didatangkan dari Southampton. Akibatnya Liverpool sering kesulitan ketika Mane tidak dilapangan. The Reds hanya memenangkan 42% ketika Mane tidak dimainkan dibandingkan dengan 68% kemenangan ketika Mane berada di lapangan. Dengan kehadiran Salah, Klopp telah membuat Liverpool mengurangi ketergantungan mereka kepada pemain internasional Senegal tersebut.

Liverpool mungkin harus menunggu waktu yang lama untuk mendatangkan Salah, tapi dia kembali ke Liga Inggris dengan kemampuan yang fantastis. Jika permainan Salah bisa dia pertahankan seperti di bermain di Italia, bukan tidak mungkin Chelsea bisa menyesali membiarkannya pergi. (Fakhrur Razi)*** 

Baca Juga

Pembelian Pemain Mahal tak Jamin Kesuksesan

AKTIVITAS transfer pemain musim panas terus berlanjut. Setelah sejumlah klub menghabiskan banyak uang untuk membeli pemain incaran musim lalu, hanya Leicester City yang berhasil melewati babak 16 besar Liga Champions.