Kemenpora Tetapkan Penambahan Arena Asian Games di Jabar

Ilustrasi/DWI SETYADI/PR

JAKARTA,(PR).- Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi menetapkan 15 arena (venue) pertandingan dan 11 arena latihan di Jawa Barat untuk digunakan ajang Asian Games 2018.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan, sebelumnya Jabar hanya mendapat jatah menggelar pertandingan sepakbola, paralayang/paragliding dan BMX. Lalu kemudian bertambah dengan adanya modern penthalaton, brigde, balap sepeda(MTB dan road race), roller sport, bola tangan, surfing, dan canoe slalom.

“Sepakbola di Pakansari Bogor, Wibawa Mukti Bekasi, Patriot Bekasi, Jalak Harupat Kabupaten Bandung dan GBLA, Kota Bandung,” tuturnya ketika dihubungi wartawan usai menggelar rapat Asian Games di Jakarta, Kamis, 20 April 2017.

Untuk paralayang digelar di Gunung Mas, Puncak, Bogor. Lalu, untuk roller sport di Stadion Patriot, Bekasi, sepeda gunung dilakukan di Subang. Cabang hand ball digelar di UPI Gymnasium, surfing di Cimaja, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, dan canoe di Bendung Rentang.

Menurut dia, kepastian tersebut didapat setelah pihaknya bersama Dinas Olahraga dan Pemuda Jabar mengikuti rapat yang dipandu Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wapres RI, Bambang Widianto.

“Allhamdulillah, setelah sebelumnya pelaksanaan banyak terpusat di Jakarta dan Palembang, dalam rapat justru Jabar mendapat venue pertandingan 15 dan training venue 11. Penetapan ini agak telat, tapi kami dukung sepenuhnya keputusan pusat,” katanya.

Diakui Iwa, penetapan tersebut dilakukan setelah Gubernur Jabar Ahmad Heryawan melalui Disorda Jabar mendorong Kemenpora melakukan percepatan penerbitan keputusan mengenai penetapan venue di Jabar.

"Hal ini menjadi dasar untuk pengajuan anggaran, memfasilitasi Komite Penyelenggara SEA Games Indonesia (Inasoc) dan induk cabang olahraga bersama Pemprov melakukan penilaian kebutuhan pembangunan atau menata infrastruktur pendukung pertandingan. Hasilnya akan mendukung anggaran untuk renovasi venue di Jabar pada APBN Perubahan 2017 atau APBN Murni 2018,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Iwa, pada Jumat, 21 April 2017, Pemprov Jabar bersama Kemenpora, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KOI), Inasco, dan induk cabang olahraga akan menggelar rapat koordinasi terkait venue.

“Setelah itu dilanjutkan kunjungan ke venue untuk melihat kebutuhan (anggaran) kegiatan dan renovasi sarana pendukungnya. Selain itu bisa terlihat standar Asean Games seperti apa berdasarkan masukan dari induk cabor,”ucap Iwa.***

Baca Juga

Konpers Persiapan SEA Games

SEA Games 2017, Indonesia tak Targetkan Juara

JAKARTA, (PR).- Kemenangan tidak lagi jadi tujuan utama SEA Games tahun ini di Kuala Lumpur, Malaysia. Dibandingkan SEA Games sebelumnya, Indonesia sudah lebih dulu kehilangan 27 peluang emas mengingat banyak nomor yang tidak dipertandingk