Bibit Pesepakbola Subur, Jumlah Stadion Internasional di Jabar Tertinggal

Gelora Bandung Lautan Api/DEDEN IMAN/PR

BANDUNG, (PR).- Meskipun terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir, jumlah stadion sepakbola berstandar internasional di Jawa Barat masih jauh tertinggal dibandingkan Jawa Timur. Padahal potensi bibit sepakbola Jabar saat ini sudah cukup merata di semua kota/kabupaten.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jabar Duddy S. Sutandi mengatakan, saat ini wilayah Cirebon, Sukabumi, Cianjur, Garut, Depok dan Subang sudah banyak memiliki bibit pesepakbola andal. "Namun di daerah-daerah itu, lapangan sepakbolanya masih jauh dari standar meskipun berserakan di mana-mana," ujarnya dalam Kongres Tahunan Asprov PSSI Jabar di Hotel Harris, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Senin, 20 Maret 2017.

Menurut Duddy, sarana dan prasarana merupakan faktor terpenting dalam pembinaan olahraga. Tidak terkecuali sepakbola yang jelas membutuhkan lapangan dengan standar yang sudah ditentukan.

Duddy menilai, dengan jumlah penduduk lebih dari 35 juta jiwa, Jabar memiliki potensi besar untuk menelurkan pesepakbola andal di tingkat nasional bahkan internasional. Apalagi pada era Perserikatan, Jabar memiliki sejarah emas ketika menempatkan sekitar 7 tim di kompetisi divisi utama PSSI.

Dengan potensi seperti itu, Duddy berharap pemerintah terus meningkatkan perhatiannya dalam menyediakan sarpras olahraga, termasuk stadion sepakbola representatif. 

Menanggapi hal itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menegaskan, Pemprov Jabar selalu mendukung penuh rencana pembangunan sarpras olahraga di daerah. Tidak terkecuali pembangunan stadion sepakbola yang dalam beberapa tahun terakhir didukung penuh.

Menurut Heryawan, pembangunan stadion di kota/kabupaten harus dirintis oleh kepala daerah masing-masing sebagai pemilik wilayah. "Jika sudah dirintis, dukungan dana untuk membangunnya bisa dikoordinasikan dengan pemprov atau bahkan pemerintah pusat," ujarnya.

Beberapa contoh rintisan seperti itu, disebutkan Heryawan terjadi di Kota Bandung dengan Stadion GBLA, Kabupaten Bandung (Jalak Harupat), Kabupaten Bogor (Pakansari) dan Kabupaten Bekasi (Wibawa Mukti). Selain itu, Heryawan juga memprediksi Kabupaten Cirebon tahun ini juga akan memiliki stadion sepakbola berstandar nasional.

"Saya harap Kota Cirebon juga bisa berkoordinasi dengan Pertamina agar stadionnya diserahterimakan, sehingga bisa dikelola dan direnovasi oleh pemerintah. Selain itu Kabupaten Indramayu juga harus segera mencari lahan, kalau tidak bisa dalam setahun, lakukan secara bertahap," tutur Heryawan.

Di sisi lain, Heryawan berharap dukungan pemerintah juga diimbangi dengan kinerja pengurus cabor yang terus ditingkatkan. Soalnya sebagai olahraga yang tak pernah sepi peminat, sepakbola merupakan cabor yang bisa dikelola dengan pendekatan industri.

Menurut Heryawan, manajemen industri patut diterapkan di sepakbola agar olahraga itu bisa menggerakan ekonomi kerakyatan. "Tidak pernah ada tuan rumah Piala Dunia yang rugi, jadi saya harap penyelenggaraan sepakbola di Jabar pun jangan sampai rugi," katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Kongres Tahunan PSSI Jabar 2017 Junardi mengatakan, Kongres tahun ini terbilang sangat strategis bagi Asprov PSSI Jabar. Soalnya kongres tersebut akan menentukan kebijakan pembentukan Komite Pemilihan, Komite Banding dan Kode Pemilihan Ketua Asprov yang rencananya akan digelar pada 11 November 2017.

Menurut Junardi, Kongres kali ini diikuti oleh 72 pemilik suara. Jumlah itu terdiri atas 44 klub, 27 askot/askab PSSI se-Jabar dan 1 Asosiasi Futsal Provinsi (AFP).***

You voted 'senang'.

Baca Juga

Tak Ada Kepastian Bonus, Cucu Bingung Cari Biaya Pengobatan Anak

BANDUNG, (PR).- National Paralympic Commitee of Indonesia (NPCI) Kota Bandung berharap NPCI Provinsi Jawa Barat segera memperjuangkan hak atlet mereka Cucu Kurniawan yang belum menerima "uang kadeudeuh" atas medali emas yang sumbangkan unt

Tunas Adeline Kalahkan Garuda Nadya

BANDUNG, (PR).- Tim putri KU-12 Tunas perkasa mengalahkan tim Garuda dengan skor telah 36-9 dalam lanjutan Kompetisi Bola Basket Perbasi Kota Bandung Cup di GOR Pajajaran Kota Bandung, Rabu 1 Maret 2017.