PON Bisa Digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api

DOK. PRLM

BANDUNG, (PRLM).- Penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk pelaksanaan PON XIX Jawa Barat pada September 2016 mendatang semakin menemukan titik terang. Pasalnya, pertemuan antara Bareskrim Polri dengan Ketua Pengurus Besar PON Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai pemilik GBLA pada Kamis (28/1/2016) di Mabes Polri, Jakarta setuju akan syarat yang diberikan penyidik untuk membenahi GBLA.

"Pak Gubernur selaku Ketua PB PON XIX dan Wali Kota Bandung diundang ke Bareskrim. Pada intinya ada titik terang di mana Insya Allah diminta untuk memperbaiki yang menjadi masalah (pada GBLA). Setelah itu dikaji lagi oleh Bareskrim mengenai kelayakan penggunaannya," ucap Sekretaris Umum PB PON Yudha M Saputra kepada "PR" Online, Jumat (29/1/2016).

Yudha menambahkan, pertemuan yang berlangsung enam mata antara Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Ahmad Wiyagus dengan Ahmad Heryawan dan Ridwan Kamil berlangsung singkat. Menurut dia, pertemuan hanya berlangsung sekitar 30 menit.

"Pertemuan hanya bertiga saja dan tidak lama. Saya turut mendampingi Pak Gubernur kemudian melihat pertemuan tersebut terjadi dengan suasana yang cair. Insya Allah lampu hijau penggunaan GBLA akan diberikan Bareskrim Polri," ujarnya.

Dia mengungkapkan, dipertemuan tersebut Bareskrim menyampaikan beberapa hal yang perlu diperbaiki agar GBLA bisa digunakan. Namun, Yudha tidak bisa menyampaikan syarat yang diminta Bareskrim karena sangat teknis.

"Perbaikan yang diminta Bareskrim sangat teknis. Tapi inti yang disampaikan adalah perbaiki, kaji kemudian bisa digunakan," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Yudha Bareskrim juga meminta perbaikan tersebut dilakukan tanpa harus menghilangkan barang bukti penyelidikan kasus GBLA yang saat ini masih berjalan. Menurut dia, Bareskrim memberikan waktu perbaikan hingga Agustus mendatang.

"Hasil disepakati bahwa ada perbaikan GBLA tanpa menghilangkan alat bukti. Diberikan waktu secepatnya sampai Agustus karena September akan digunakan," tuturnya.

Dengan tenggat waktu yang diberikan, Yudha optimis perbaikan bisa dilakukan. Namun, mengenai anggarannya perlu dibicarakan antara pemangku kebijakan yakni Gubernur Jabar dan Walikota Bandung.

"Insya Allah optimis bisa digunakan untik PON. Nanti mungkin ada pembicaraan lebih lanjut antara Pak Gubernur dan Pak Walikota mengenai anggaran yang digunakan untuk memperbaiki GBLA," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Kombes Erwanto Kurniadi mengatakan, kedatangan gubernur Jawa Barat itu untuk berdiskusi melanjutkan pembangunan Stadion Gedebage.

"Mau diskusi untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gede Bage," kata Erwanto ketika dikonfirmasi.

Erwanto menambahkan, meski nanti dilanjutkan pembangunan, tidak akan menggangu proses penegakan hukum. "Kasusnya masih berjalan dan kerugian negara masih dihitung," katanya. (Miradin Syahbana Rizky/A-147)***

Baca Juga

Kabupaten Bekasi Juara Umum Catur Peparda Jabar 2018

BANDUNG, (PR).- Kabupaten Bekasi berhasil keluar sebagai juara umum cabang olahraga catur pada Pekan Paralimpic Daerah (Peparda) V 2018 di Hotel Seruni, Puncak, Kabupaten Bogor, Minggu, 11 November 2018.

28 Tim Basket Universitas se-Jabar Siap Ikuti BOC 2018

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 16 tim basket putra dan 12 tim putri siap mengikuti kompetisi Battle Of Campus (BOC) 2018 yang digelar di Gelora Olah Raga (GOR) Padjadjaran, Kota Bandung, 11-17 November 2018.