Panitia Besar PON XIX Jawa Barat Resmi Dilantik

BANDUNG,(PRLM).-Pengurus Pantia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, secara resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, di Aula Timur Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (11/11/2013).

Pelantikan tersebut dihadiri juga oleh pengurus KONI Pusat, Ketua KONI daerah di Jawa Barat, dan pengurus daerah cabang olah raga di Jawa Barat.

Ketua Umum PB PON XIX/2016 yang juga Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, jelang PON nanti, persiapan akan dilakukan mulai tahun 2014-2015. Salah satu poin utama agar seluruh pertandingan bisa berjalan dengan baik yaitu ketersediaan venue yang memadai.

"Kami akan membangun venue baru dan juga perbaikan venue-venue lama yang sudah ada. Disamping itu juga akan dilakukan perbaikan dan ada rehabilitasi dan pelebaran venue lama agar memadai," ujarnya.

Heryawan mengatakan, anggaran minimal untuk perbaikan dan pembangunan venue-venue tersebut sekitar Rp 800 Miliar. Untuk stadion pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 Jawa Barat, akan menggunakan Stadion Bandung Lautan Api di Gedebage.

"Kami akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung untuk segera menyelesaikan pembangunan Stadion Bandung Lautan Api, karena stadion tersebut merupakan satu-satunya tempat memadai untuk pembukaan PON nanti," kata Heryawan.

Heryawan mengatakan, pada pelaksanaan PON 2016 di Jabar, sebagai tuan rumah menargetkan empat sukses sekaligus, yaitu prestasi, penyelenggaraan, pemberdayaan ekonomi dan sukses administrasi.

"Ada satu tambahan yakni sukses administrasi, yang di dalamnya meliputi sukses kesehatan, keuangan dan keamanan. Sehingga usai PON, tidak akan ada persoalan," ujarnya.

Heryawan menambahkan dipilihnya Jabar sebagai tuan rumah PON merupakan kehormatan bagi Jawa Barat. Menurutnya moment ini bisa menjadi motivasi untuk menyamakan persepsi, demi kelancaran dan keberhasilan PON di Jawa Barat.

"Salah satu momentum aktualisasi daerah, pola pembinaan dan pembangunan daerah, yang bukan hanya dikemukan sekali, tapi dalam tiap kesempatan," ujarnya.

Dia berharap, sebagai tuan rumah, tentunya dengan tetap memohon bimbingan, arahan untuk suksesnya penyelenggaran PON di Jabar. "Saya berharap penyelenggaraan PON di Jawa Barat bisa lebih sukses dan baik dibandingkan penyelenggaraan PON sbeleumnya," tutur Heryawan.

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mengatakan, untuk persiapan dan pembangunan venue tentunya harus dilakukan sejak jauh-jauh hari. Jangan seperti pelaksanaan PON-PON sebelumnya.

"Tadi juga sudah disampaikan kepada ketua umum agar anggaran harus tersedia. Jangan sampai anggaran tersendat di DPRD ataupun pusat seperti PON sebelumnya. Setelah dibentuk kepengurusan PB PON ini, segera buat Posko bersama agar bisa menjalankan program yang telah dijelaskan oleh tim pengarah," katanya.

Tono berharap pada pelaksanaan PON XIX/2013 Jabar nanti banyak atlet yang memecahkan rekor. Seperti Jawa Barat yang pada PON sebelumnya mampu meraih 22 medali emas pada cabang olah raga renang.

"Kalau banyak daerah yang menghasilkan atlet berprestasi tentunya akan memudahkan KONI Pusat untuk menyiapkan atletnya yang akan berlaga pada even internasional seperti SEA Games dan ASIAN Games," kata Tono.(A-193/A-89)***

Baca Juga