KPK Diminta Tangani Korupsi Bansos Kab. Bandung

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Sekelompok massa yang mengaku dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kabupaten Bandung, Senin (12/10), mendatangi Mapolda Jabar. Para mahasiswa tersebut mempertanyakan kasus korupsi bansos Kab. Bandung yang terkesan lamban.

Menurut Haerul Umam, perwakilan mahasiswa, lamanya penanganan kasus tersebut menimbulkan tanda tanya tentang posisi polisi dalam kasus itu. Akibatnya muncul kesan adanya upaya melindungi pihak tertentu karena seolah tebang pilih dalam menentukan tersangka. "Bentuk kehati-hatian polisi dalam penanganan kasus ini tidak bisa dijadikan alasan karena proses penanganan kasus ini sudah berjalan hampir satu tahun," katanya.

Para mahasiswa itu juga mempertanyakan soal pemeriksaan terhadap Bupati Bandung Obar Sobarna dan mantan Sekda Kab. Bandung Abubakar (kini Bupati Bandung Barat), yang hingga kini belum juga terlaksana. "Padahal temuan awal BPKP dan kesaksian anggota dewan menunjukkan adanya indikasi keterlibatan keduanya dalam kasus ini. Jangan sampai berkembang opini di masyarakat kalau Polda Jabar tidak serius dan adanya transaksi lain atau kompromi oknum aparat dengan mereka yang terlibat. Ini tentu meruntuhkan wibawa polisi di mata masyarakat," ucapnya.

Haerul juga menambahkan, polisi harus mampu membuktikan kepada masyarakat sebagai lembaga yang bersih dan berkomitmen kuat dalam memberantas korupsi. "Salah sat buktinya ialah harus menuntaskan kasus bansos ini hingga ke akar-akarnya. Kalau masih tak ada kemajuan, lebih baik diambil alih KPK saja yang jelas-jelas memperlihatkan kinerja yang lebih baik," katanya.(A-128/A-50)***

Baca Juga

Aksi Pencuri Komputer Berakhir di Jalan Buntu

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).- Irwansyah (27) dan Dwi Saputra (20) mengalami nasib sial malam itu. Niat hati ingin meraup pundi-pundi rupiah dengan cara pintas, dua kawanan pencuri spesialis komputer ini malah berurusan dengan polisi.

Habdul Manan Jabat Komandan Denhanud 474 Paskhas

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Setelah sebelumnya diterima dengan acara tradisi "Passing In Parade" Habdul Manan, beserta Ibu, disambut seluruh anggota Denhanud 474 Paskhas saat memasuki gerbang Markas Detasemen Hanud 474, dalam rangkaian Kegiatan Serah Terima Jabatan Komandan Detasemen Hanud 474 Paskhas.

Antusiasme Warga Malam Hari Selepas Acara KAA

BANDUNG RAYA
Antusiasme Warga Malam Hari Selepas Acara KAA

Ratiyem, 4 Jam Lebih Bertahan di AtasTower Setinggi 80 Meter

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).-Diduga karena depresi, Ratiyem (31) nekat memanjat menara telefon seluler setinggi 80 meter di Kampung Cilisung, RT 2 RW 5, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2015).