Pembangunan Jalur Pansela Rampung 2011

SUKABUMI, (PRLM).-  Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, H. Dede Yusuf menargetkan pembangunan jalur jalan pantai selatan (Pansela)  Jabar sepanjang 430 km, rampung  2011. Hal itu menyusul sebelumnya  Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan kantor kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah  menyetujui jalur jalan di Pansela Jabar ditingkatkan statusnya dari jalan provinsi menjadi jalan nasional.  

“Dengan persetujuan peningkatan status jalan itu,  pemerintah pusat akan memulai tahap pengerjaannya 2010 nanti. Ditargetkan, 2011 sudah selesai dibangun,” ujar Dede Yusuf. 

Menurut Wagub, kebutuhan biaya dalam pembangunan jalur  Pansela diperkirakan mencapai Rp 2 triliun. Sementara dukungan pihak provinsi sebatas memberikan dana pendamping. Terlebih sewaktu statusnya masih jalan provinsi, Pemprov Jabar sudah mengucurkan anggaran hingga ratusan miliar untuk projek peningkatan maupun pemeliharaan jalannya. “Jadi dalam pembangunan jalur Pansela ini, kita hanya sebatas membantu dana pendampingnya saja,” tutur Dede Yusuf.  

Menyinggung kelanjutan pembangunan jalan di wilayah Sukabumi selatan untuk menghubungkan daerah Ciwaru, Kec. Ciemas dengan Loji di Kec. Simpenan. diakui sebelumnya pihak pemprov sudah membantu anggaran Rp 1 miliar dari kebutuhan Rp 35 miliar. Bantuan anggaran sebesar itu, sebelumnya untuk mendukung pembangunan jalur jalan Pansela. Akan tetapi, ketika anggaran kekurangannya diusulkan lagi, instansi terkait lain terutama pihak DPRD Jabar belum menyetujuinya  karena masih relatif  banyak kegiatan prioritas yang perlu dibiayai. Pembiayaannya, terutama di sektor  pendidikan dan kesehatan. “Jadi kita memang sempat mengusulkannya lagi, tapi kan ada pihak lainnya (dewan) yang menentukannya,” katanya. (A-67/A-147)***

Baca Juga

Bayi Berumur 7 Jam Ini Ditinggal Orangtuanya

MAJALENGKA, (PR).- Bayi perempuan yang baru dilahirkan selama kurang lebih 7 jam di klinik bersalin milik Yeyet di Jalan Kademangan, Blok Karanganyar RT 12 RW 04, Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, ditinggalkan kedu

Lima Perusahaan Asing Siap Berinvestasi di Garut

GARUT, (PR).- Seiring dengan rencana Pemkab Garut memberi ruang bagi kawasan industri, para pengusaha pun mulai menunjukkan niat berinvestasi di Garut. Bupati Garut Rudy Gunawan menuturkan, sudah ada lima pengusaha asing yang menyatakan niatnya berinvestasi di Garut.

Pembangunan Bandara Kertajati Baru 27,32 Persen

BANDUNG, (PR).- Pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Majalengka terus dikebut agar bisa dioperasikan pada awal 2018 mendatang. Hingga awal Januari 2017 pembangunannya sudah mencapai 27,32%.