Dinkes Subang Siapkan 9 Pos Kesehatan

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar) menyiapkan sembilan pos kesehatan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Subang.

Staf Dinkes Subang, Wawan Setiawan, Selasa (1/9)  di Subang mengatakan, penempatan pos kesehatan tersebut sebagai upaya pertolongan pertama terhadap kecelakaan yang menimpa pemudik di kawasan Pantura Subang. "Kami harap ada penanganan cepat terhadap korban kecelakaan di Pantura Subang sehingga tidak mengganggu yang lainnya," kata Wawan seperti dikutip Antara.

Selain itu, kata dia, Dinkes Subang menyediakan empat mobil untuk transportasi angkutan korban. Sembilan pos kesehatan itu disebar di beberapa daerah. "Dua pos kesehatan masing-masing ditempatkan di Gamon serta perempatan Panorama Kecamatan Pamanukan yang berfungsi sebagai induk pos kesehatan sedangkan tujuh pos kesehatan lainnya ditempatkan di masing-masing Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kawasan Pantura Subang," ungkapnya.

Dinkes Subang juga berencana membangun pos kesehatan di jalur tengah Kabupaten Subang hingga jalur selatan Subang. "Kami prediksikan bahwa jalur tengah hingga jalur selatan Subang yang dioperasikan sebagai jalur alternatif arus mudik Idul Fitri tahun ini merupakan jalur rawan kecelakaan sehingga perlu penempatan pos kesehatan," lanjutnya.

Beberapa Puskesmas yang tidak dilalui pemudik, menurut Wawan, akan diikutsertakan sebagai tenaga bantuan. "Terdapat sebanyak 17 Puskesmas yang letaknya tidak dilalui pemudik namun akan dikerahkan untuk membantu Puskesmas lainnya dalam penanganan korban kecelakaan," katanya.

Wawan menjelaskan bahwa keberadaan pos kesehatan tersebut tidak terfokus pada penanganan korban kecelakaan pada arus mudik saja.

"Kami turut memberikan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat ataupun rumah makan di jalur mudik Pantura Subang hingga memberikan nomor Dinkes Subang yang bisa dihubungi ketika terdapat kecelakaan," kata Wawan. 

Menurut dia, pihaknya mencatat pada arus mudik hingga arus balik Idul Fitri tahun 2008 lalu terdapat 518 kasus kecelakaan. "Dalam kejadian tersebut sebanyak 24 orang meninggal yang terdiri dari 18 orang meninggal di lokasi, satu orang meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit serta 5 orang sisanya meninggal di Rumah Sakit," ujar Wawan. Kecelakaan itu, kata dia, sebagian besar terjadi pada H-7 hingga H+7 Idulfitri. (A-120) ***

Baca Juga

Duel Dengan Pencuri, Edi Tewas Bersimbah Darah

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Edi Haryadi (26) warga Kampung Gunung Putri RT 05/RW 09 Desa Sindangjaya Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur tewas bersimbah darah setelah berduel dengan seorang pencuri yang menggondol sepeda motornya, Jum'at (5/6/2015) sekitar pukul 21.30 WIB.

Prajurit Yonif 321 Majalengka Lakukan Serpas

JAWA BARAT

MAJALENGKA, (PRLM).- Pasi-1/Intel Batalyon Infanteri 321 Kostrad Letnan Satu Iyus Ibnu Khajar melepas keberangkatan prajurit Yonif 321 Brigade Infanteri 13 Divisi Infanteri 1/Kostrad yang akan menuju Puslatpur Baturaja, di markas Batalyon Infanteri 321 Kostrad Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Pengemis Manfaatkan Momen Sedekah Ramadan

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Persoalan Gelandangan, Pengemis, dan Orang Terlantar (GPOT) menjadi permasalahan klasik yang sulit ditangani di Kota Tasikmalaya. Bukannya semakin berkurang, jumlahnya diduga kuat terus bertambah seiring perkembangan kehidupan sosial yang dialami oleh Kota Tasikmalaya.

Pencalonan Panglima TNI Jangan Timbulkan Kegaduhan

JAWA BARAT

MAJALENGKA,(PRLM).- Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen (Purn) TB Hasanudin berharap tidak ada kegaduhan di negeri ini terkait pencalonan Panglima TNI oleh presiden, yang kembali berasal dari matra TNI Angkatan Darat, Jenderal Gatot Nurmantyo, pengangkatan tersebut sepenuhnya menjadi hak perograti