SMPN 2 Cirebon Gelar “Gerakan Cinta Quran”

CIREBON, (PRLM).- SMP Negeri 2 Kota Cirebon pada Bulan Ramadan tahun ini melaksanakan program “Gerakan Cinta Quran”. Dalam program tersebut ditargetkan bisa mewakafkan 1.000 Alquran.

Pembimbing kegiatan keagamaan, Asep Syaefurrachman, S.Ag. mengatakan, program “Gerakan Cinta Quran” merupakan bagian dari kegiatan “Ramadan Ceria” yang setiap tahun dilaksanakan siswa SMP Negeri 2 Kota Cirebon. Materi kegiatannya berupa pembinaan iman dan takwa, serta berbagai lomba.

Kegiatan keagamaan di SMPN 2 Kota Cirebon antara lain, program tadarus Alquran 30 menit di setiap Bulan Ramadan, program Yasin jamaah setiap Jumat, salat berjamaah, hafidz Juz Amma, tadarus akbar dan musabaqoh fahmil Quran pada peringatan Nuzulul Quran, serta forum studi kajian ilmu tajwid.

Sedangkan lomba yang digelar, yakni kabaret Islami, lomba MD religi, lomba paduan suara religi  lomba senandung Asmaul Husna & Murottal Juz Amma, lomba asah terampil pengetahuan dinul Islam.

Menurut Asep, ada juga pemberian penghargaan kepada wali kelas berprestasi, kelas paling dermawan dan santri teladan yang mengikuti Ramadan Ceria. (A-147)***

Baca Juga

Mensos Berikan 'Trauma Healing' Bagi Korban Banjir Bima

BIMA, (PR).- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberikan trauma healing untuk anak-anak korban banjir bandang di Bima, Nusa Tenggara Barat. Di posko pengungsian, Mensos memberikan aneka permainan dan hiburan untuk menghilangkan trauma mereka akibat bencana yang menimpanya.

Penambangan Liar Rugikan Negara Triliunan Rupiah

JAKARTA, (PR).- Kasus penambang liar (Gurandil) di Bogor, Jawa Barat, mendapat perhatian dari anggota Komisi III DPR RI. Apalagi selama ini, penambangan liar tidak hanya merugikan negara tapi juga merusak alam yang pada akhirnya menimbulkan bencana.

Aher Kalah Populer Dibanding Ahok

JAKARTA, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kalah populer dibandingkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Hal ini dilihat berdasarkan riset Indonesia Indicator (I2) terkait sorotan media massa terhadap kinerja kepala daerah.