Ketua RW dan RT Harus Waspadai Teroris

SUMEDANG, (PRLM).- Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sumedang Ajun Komisaris Besar Akhmad Wiyagus, meminta kepada para Ketua RW dan RT di Kab. Sumedang agar turut aktif mengantisipasi dan mewaspadai lingkungannya dari kehadiran anggota jaringan teroris yang kini tengah diburu pihak kepolisian.

Selain itu Kapolres juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Sumedang, turut aktif mengawasi lingkungannya masing-masing. "Kalau menemukan orang-orang yang tindak tanduknya mencurigakan atau dirasa janggal, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau paling tidak kepada pengurus RT atau RW di lingkunganya masing-masing," ujar Akhmad Wiyagus.

Terkait dengan perburuan teroris, Kapolres juga melontarkan rencananya untuk mengumpulkan dan memberikan pengarahan terhadap seluruh Ketua RW dan RT se-Kab. Sumedang. Sementara itu, terkait dengan operasi ketupat lodaya 2009, Kapolres menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai pola dan strategi pengamanan. (A-91/A-147)***

Baca Juga

Mudik ke Sukabumi, Jangan Lewatkan 10 Destinasi Ini

SUKABUMI, (PR).- Ada banyak pihak yang meranking sebuah destinasi favorite di satu daerah. Semua punya alat ukur, semua menggunakan metode. Intinya di 3A, atraksi, akses dan amenitas. 

Bulan Bung Karno, DPC PDIP Gelar Lomba Pidato

PARIGI, (PR).- Menyambut bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran menyelenggarakan perlombaan pidato. Dengan melibatkan kaum muda, diharapkan makna Pancasila dapat tertanam pada generasi muda.

Jelang Mudik Lebaran, Dishub Ciamis Pasang Empat CCTV Baru

CIAMIS,(PR).- Tidak hanya menambah rambu lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dushub) Kabupaten Ciamis menambah empat unit CCTV (Closed Circuit Television) di jalur utama lintas selatan Jalan Jenderal Soedirman, depan Kantor Pos Ciamis, Senin, 27 Juni 2016.

Bupati Bogor Digugat Lagi

CIBINONG, (PR).- Bupati Bogor kembali digugat oleh warganya. Beberapa pekan lalu, bupati beserta sejumlah pihak di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor digugat empat mantan sopir dan kondektur truk sampah karena dianggap memberhentikan pegawai tak sesuai prosedur.