Piring dan Mangkok Melamin Dirazia

CIAMIS,(PRLM).-Peredaran dan penjualan piring serta mangkok berbahan melamin yang berbahaya masih banyak ditemukan di Kabupaten Ciamis. Hasil razia tim gabungan Disperindag, Dinkes, Dinas Peternakan dan unsur Polres Ciamis, pada hari Rabu (15/7) menemukan ratusan buah piring dan mangkok berbahan melamin yang masuk dalam daftar berbahaya.

Razia dilakukan di beberapa kios pasar tradisional Pasar Manis Ciamis, Toserba Yogya, Pajajaran dan sekitaranya. Dari sejumlah kios yang menjual barang kelontong dan perabotan rumah tangga, petugas menemukan sedikitnya 372 buah piring dan mangkok melamin yang harus ditarik dari pasaran. Piring dan mangkok ditemukan dengan ciri atau kode Melamine Ware T109 dan T120, Sayota Melamine Ware. Barang tersebut termasuk dalam barang yang berbahaya sebagaimana data yng dikeluarkan Badan POM.

Tim yang dipimpin Kabid Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Disperindagkop Ciamis, Hapid Wismansyah, setibanya di Pasar Manis langsung mendatangi kios barang kelontong. Saat menemukan barang tersebut, petugas mengambil satu buah piring dan mangkok sebagai sample.

’’Kami masih memberikan penjelasan tentang produk berbahaya tersebut. Selain itu kami juga minta agar barang itu tidak lagi dipajang dan segera dikembalikan kepada distributor atau agen,’’ ungkapnya didampingi anggota tim, Ine dan lainnya.

Kepada penjual, dia juga mengatakan akan kembali datang ke tempat tersebut untuk memantau apakah barang tersebut sudah dikembalikan ke distributor atau belum. Pihaknya juga meminta bukti tertulis apabila barang tersebut telah dikembalikan kepada distributor atau agen.

’’Razia pertama sebagai peringatan saja. Selanjutnya kalau memang masih menjual, maka urusannya bukan lagi pada kami tetapi sudah pada penegak hukum. Apa yang kami lakukan adalah untuk melindungi konsumen, sekaligus pedagang,’’ tandasnya. (A-101/A-50)***

Baca Juga

Kabar Penculikan Ulama di Bogor Tidak Benar

CIBINONG, (PR).- Kepolisian Resor Bogor dituduh menculik seorang tokoh ulama Hizbut Tahrir Indonesia Kecamatan Parung Kabupaten Bogor dalam pesan singkat yang tersebar di media sosial akhir pekan lalu.

Bukan Mengutamakan Tilang, Operasi Simpatik Memeriksa Kelengkapan Berikut Ini

SUBANG, (PR).- Ratusan personil dari berbagai unsur, yaitu Polri, POM, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Linmas mengikuti upacara gelar pasukan Operasi Simpatik Lodaya 2017 dipimpin Kabag Ops Polres Subang, Kusno diyantara berlangsung di Lapangan Mapolres Subang, Rabu, 1 Maret 2017.

Tenaga Kerja Asing di Sumedang Kantongi Dokumen Lengkap

SUMEDANG, (PR).- Semua tenaga kerja asing (TKA)  yang ada di Kabupaten Sumedang sebanyak 300 orang lebih dinilai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang, sudah memiliki dokumen yang sah dan lengkap.   Hal itu