Kemitraaan Budidaya Pohon Albasia

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Pembudidayaan berskala bisnis pohon kayu albasia secara kemitraan dengan masyarakat, ditawarkan dikembangkan pada lahan kehutanan dan perkebunan di Jabar selaku sentra produksi nasional. Kementrian BUMN meminta Perum Perhutani Unit III dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII menyediakan lahan cadangan, untuk dapat ditanami pohon albasia untuk dimitrakan dengan masyarakat.

Deputi Bidang Agroindustri Kementrian BUMN, Agus Pakpahan, di Bandung, Kamis (11/6) mengatakan, potensi bisnis pohon kayu albasia sangat menjanjikan pendapatan layak bagi masyarakat, apalagi kebutuhan kayu kelas menengah ke bawah terus meningkat. Dalam satu hektare lahan, akan dapat diperoleh nilai penjualan Rp100 juta dari populasi tanaman albasia berumur delapan tahun.

"Kemitraan penanaman albasia cocok dikembangkan di kehutanan dan perkebunan, sebagai upaya mengangkat perekonomian masyarakat desa sekitarnya. Setidaknya, eksistensi unit kehutanan dan perkebunan menjadi perekat kekompakan dengan masyarakat sekitar, yang timbal baliknya diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan. (A-81/das)***

Baca Juga

Disiapkan, Klinik Koperasi Bagi Pelaku Koperasi

EKONOMI

CIANJUR,(PRLM).- Untuk meningkatkan pemahaman tentang berkoperasi, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengan (Diskop UMKM) Kabupaten Cianjur akan segera menyiapkan klinik koperasi.

Industri Pengguna Garam Kelimpungan

EKONOMI

CIREBON, (PRLM).-Kalangan industri pengguna garam dari mulai aneka pangan, kimia dan farmasi kelimpungan, akibat belum turunnya ijin impor garam untuk industri.

Padahal biasanya bulan April, ijin impor sudah turun. Namun sampai dengan akhir April, ijin impor masih digantung.

Eksportir Australia Perlukan Pasar Indonesia

EKONOMI

SYDNEY, (PRLM).- Kalangan eksportir Australia mengatakan kerjasama perdagangan dengan Indonesia tetap berjalan normal, meski saat ini terjadi ketegangan diplomatik antara kedua negara, akibat hukuman mati duo Bali Nine pada Rabu (29/4/2015) lalu .