Penyaluran Dana LDPM Jabar Ditunda

BANDUNG, (PRLM).- Pemprov Jabar menunda penyaluran dana bantuan sosial Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) kepada 49 gabungan kelompok tani (gapoktan), atas permintaan dari Departemen Pertanian (Deptan) untuk menunggu diubahnya pedoman umum (pedum) penggunaan. Rencananya, ke-49 gapoktan tersebut masing-masing akan memperoleh dana awal Rp 75 juta, sebagai modal membangun gudang gabah dan beras, sebagai sistem tunda jual.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Jabar, Lucki Rulyaman Djunaedi, di Bandung, Selasa (2/6) mengatakan, belum jelas sampai kapan penundaan penyaluran bantuan sosial kepada gapoktan di Jabar tersebut. Semuanya harus menunggu perubahan pedum oleh Deptan selesai, bisa hanya dalam beberapa hari, beberapa pekan, atau beberapa bulan lagi, di mana dana total yang diterima setiap gapoktan Rp 150 juta.

"Ada persoalan yang mendasar, karena gapoktan rata-rata tak memiliki fasilitas pergudangan beras. Karena LDPM bertujuan untuk sistem tunda jual gabah dan beras, maka pedum harus disesuaikan untuk pembangunan gudangnya dahulu," ujarnya. (A-81/A-50)***

Baca Juga

Panwaslu Bandung Barat Dapat Dana Hibah Rp 8,6 miliar

NGAMPRAH, (PR).- Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bandung Barat akan mendapatkan dana hibah sebesar Rp 8,6 miliar untuk pengawasan penyelenggaraan pilkada serentak 2018.

Diduga Lakukan Korupsi, PNS di Kabupaten Bandung Diciduk

SOREANG, (PR).- Seorang pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung berinisial EH, ditahan tim jaksa Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung atas dugaan tindak pidana korupsi.